Home / Berita / Kritik Kinerja Pamong, Peran RT RW Menjadi Sumber Menuntaskan Masalah

Kritik Kinerja Pamong, Peran RT RW Menjadi Sumber Menuntaskan Masalah

Jakarta, sketsindonews – Menghadapi kondisi pandemi ditengah Ramadhan 2021, Pemko Jakarta diharapkan bisa fokus pada penyelesaian prioritas gerakan ekonomi dan keumatan umat dalam membangun sinergi para tokoh agama, tokoh pemuda dan menciptakan komunikasi stabiitas aman dan kondusif.

“Momentum Ramadhan justru menjadi nilai tersendiri menjalin silaturahim antar tokoh menuntaskan problematika prioritas wilayah agar kondisi pandemi dalam setahun menjadi hiburan “gairah” optimisme masyarakat melakukan inovasi diberbagai bidang baik sosial, ekonomi serta perkuatan mental antar umat antar golongan,” ujar sumber Tokoh Masyarakat di Kecamatan Kemayoran yang tidak mau disebut namanya, Sabtu (3/4/21).

“Ramadhan 2021 bagi ulama dan umaro untuk saling bersanding memperkuat antar lini dan perkuatan lembaga bagi seorang pimpinan Walikota bisa menjalankan persoalan warga saat ini termasuk peran ulama, RT RW di dekati intensif untuk menjalin memperbanyak komunikasi non formal dalam meningkatkan pelayanan kearifan lokal,” pintanya.

“Terlebih pimpinan Walikota antara komunikasi bukan hanya formal dan nonformal tapi dibutuhkan komunikasi lain untuk bisa mengakomodir ruang dan waktu dari sumber para tokoh dan ulama bukan pula satu sumber dari anak buah pamong yang biasanya hanya “carmuk”dalam aspek menuntaskan persoalan wilayah,” tambahnya.

Masyarakat kritis tentunya menjadi informasi masukan bagi pimpinan Walikota baru menjabat bukan menerima satu sumber dari anak buah nota bene tidak punya kinerja bagus karena komunikasi laporan memang “interlux” tapi faktanya bisa menjadi sebaliknya.

Sambung dia, Walikota Jakarta Pusat Dhany Sukma saat ini belum melewati 100 hari menjabat, saat ini segudang masalah menanti beiringan kondisi pandemi belum tuntas baik penanganan PKL di bulan Ramadhan serta kawasan penanganan sterilitas Kemacetan Tanah Abang mulai bergerak seiring mobilitas ekonomi dan bisnis mulai nampak.

Para Asisten pun harus dipacu dan bisa lakukan penanganan bukan hanya nunggu laporan di level bawah terlebih sudah tahu beberapa pamong wilayah saat ini krisis posisi dan banyak pula pamong wilayah bekerja hanya sporadis untuk mengggurkan kewajiban .

“Bahkan di dorong – dorong dan “gak tahu” secara cepat responsif dan mau menelisik dinamika terlebih tidak solutif memecahkan aduan warga dari para tokoh RT – RW, dimana diketahui saat ini Pemprov DKI krisis pamong,” papar Dia.

(Nanorame)

Check Also

Bagikan Paket Kurban Barokah, Kapolsek Ciledug : Kalo Bersama-Sama, Kita Pasti Bisa

Tangerang, sketsindonews – Kepolisian Sektor (Polsek) Ciledug membagikan paket sedekah kurban kepada masyarakat di depan …

Watch Dragon ball super