Home / Berita / Metropolitan / Lock Down Kasus Covid-19 di Lingkungan Perlu Penanganan Kuat Kordinasi Antar SKPD

Lock Down Kasus Covid-19 di Lingkungan Perlu Penanganan Kuat Kordinasi Antar SKPD

Jakarta, sketsindonews – Tingkat kematian warga akibat pandemi covid – 19 pada lingkungan hingga diputuskan lock down oleh pemerintah DKI pada kasusnya belum penampakan penurunan kasus yang signifikan bahkan kerawanan lain kerap muncul baik herd Immunity serta faktor ekonomi.

Banyak terkena Covid-19 tidak bisa tertangani dengan baik oleh pemerintah DKI karena percepatan penanganan tidak sesuai harapan masyarakat terkena dampak bahkan warga isoma pun tidak cepat tertangani baik secara pysikologis dan kebutuhan kesehatan.

“Penanganan pandemi saat ini terbatas disebabkan PPKM darurat belum ada solusi efektif baik penyekatan jalan, gate community (lock down) hingga sumber pemerintah untuk lebih cepat secara bersama melakukan kolaborasi,” ungkap praktisi Sosiolog Danang Sasongko saat diminta pendapatnya.

“Akhirnya kematian kasus terkena covid kadang meninggal dijalan akibat penanganan sistem belum terpadu untuk cepat kordinasi dengan pertimbangan kekurangan sarana juga menjadi penyebab,” tandasnya, Sabtu (17/7/21).

Tetap saja pemerintah DKI Jakarta harus bertanggung jawab terhadap keselamatan dan kemanusiaan warganya bagi terkena dampak pandemi untuk diprioritaskan peran semua SKPD untuk terlibat langsung pada kesulitan warga utamanya pada kawasan zona merah (lock down) untuk menurunkan angka kasus selain melakukan perhatian khusus warga lakukan isoma, pinta Danang.

Sementara Tokoh Masyarakat Kemayoran H.Giri mengakui bahwa putusan lock down ada diwilayahnya akibat tingkat penularan kasus dan kematian di RW 010 Kelurahan Cempaka Baru Kecamatan Kemayoran sangat tinggi, walaupun partisipasi masyarakat sendiri dengan segala keterbatasan bagi warga terkena dampak diakuinya kami belum bisa optimal, ucapnya.

Kawasan zona merah kami hanya bisa lakukan sterilitas pada lingkungan penyemprotan disenfektan saja tapi perhatian khusus terhadap warga isoma kami tak bisa berbuat apa – apa dengan segala keterbatasan serta sumber support baik kesehatan dan ekonomi terkena dampak.

Kami hanya berharap penguatan kelembagaan para ASN (SKPD) untuk lebih peduli bukan hanya sifatnya sporadis karena kasus penurunan perlu penanganan kekompakan serta tekad pemerintah sendiri dalam menjalin kolaborasi bukan “lips service” terhadap objek posko darurat di setiap wilayah kini ada jangan hanya menjadi sebuah pajangan serta bahan laporan, singgung H.Giri.

PPKM darurat menjadi petaka bagi kalangan kelas marginal hidupnya hanya mengendalkan pendapatan harian terlebih kasus ini bukan hanya mengenai masyarakat miskin tapi orang berkecukupan pun terkena dampak baik selaku korban pandemi hingga faktor lain telah terpuruk akibat regulasi pemda DKI dalam tangani Covid pada level lingkungan, paparnya.

(Nanorame)

Check Also

TNI AL LANAL BABEL Laksanakan Vaksinasi Di Atas Perahu Nelayan KBN Dusun Sukal Desa Belo Laut

Babel, sketsindonews – Lanal Bangka Belitung Posal Muntok kembali melaksanakan vaksinasi Covid-19 dosis kedua bagi …

Watch Dragon ball super