Home / Artikel / M. Rico Sinaga : Banyak Pejabat DKI Hasil Ngarang Hingga Putusan Hasil Mengarang

M. Rico Sinaga : Banyak Pejabat DKI Hasil Ngarang Hingga Putusan Hasil Mengarang

Jakarta, sketsindonews – Kasus Dari 5 pompa yang ada dan 4 pompanisasi rusak perbandingan efektifitas kerja pompa dalam antisipasi banjir Jakarta ini akan menjadi mustahil dalam cegah banjir Jakarta dalam menghadapi situasi musim hujan.

Padahal Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah melakukan apel bersama antispasi vanjir di Monas dan menyatakan hampir ratusan pompa sudah bisa di fungsikan secara maksimal dalam bekerja dalam antisipasi Jakarta hadapi banjir di bulan Desember – Januari 2018.

Artinya antara laporan dan fakta tidak realistis alias laporan ngarang dari tingkat bawah hingga sampai ke meja Gubernur DKI juga sama hasil buah karya mengarang, ujar M Rico Sinaga dari Amarta (Aliansi Masyarakat Jakarta. (5/12).

Tambah Rico, bagaimana Gubernur DKI mau putuskan kebijakan kalo ini hasil sampai ke meja para Asiten juga mengarang, maka pekerjaan yang di hasilkan selana ini hanya karena hasil foto – fotoa an.

“Bahwa laporan itu harus valid kalo semua pihak atas laporan melakukan cros chek dari mulai Lurah, Camat, SKPD (Dinas) hingga para Asisten Gubernur.”

Mengenai antisipasi banjir harusnya sudah di lakukan sejak dini bukan saja saat hujan saja di lakukan pebersihan saluran yang menjadi tugas rutin para SKPD terkait, ucap Rico.

Terkait wacana baru Gubernur DKI Jakarta Anies akan merekrut tenaga relawan kebersihan di setiap SKPD sebuah hal yang tak perlu hingga mencapai ribuan personil anggota relawan kebersihan.

Menurutnya tenaga kebersihan yang sudah ada kalo di lakukan secara profesional untuk bisa di fokuskan dalam tugasnya. DKI Jakarta sudah memiliki tenaga dari mulai tim orange (PPSU), Tim biru ( Dinas Tata Air), tim hijau (Dinas LH) untuk dapat di fungsikan secara baik dalam bidangngnya

Gak perlu rekrut relawan hingga mencapai ribuan selama ini para Dinas sudah memiliki tenaga honorer juga dapat segera di lakukan penguatan kualitas kerja, tandas Rico.

Pejabat sekarang ini sudah terbiasa dimarahi baru bekerja karena merupakan peninggalan masa lampau, sementara gaya Anies itu kan lembut dan mau tegas namun tak berjalan karena hasil dari laporan mengarang, paparnya.

Kenapa ini bisa terjadi, lanjut Rico.Karena mental lurah camat se DKI Jakarta sifat malas sudah merupakan virus, karena mereka jaman ahok saat itu di marahi baru jalan.

Sementara jaman Anies punya sifat tak marah ini menjadi keuntumgan buat pamong dari mulai lurah camat tidak bekerja kerja keras dengan hasil report laporan tanpa adanya “on the spot” dari pihak atasan, tutup Rico.

reporter : nanorame

Check Also

Fokus Bangun Ekonomi Kerakyatan, Milasari Siap Tingkatkan Jumlah Lapangan Pekerjaan

Jateng, sketsindonews – Caleg DPR RI No. Urut 1 Dapil 6 Jateng dari Partai Berkarya …

Watch Dragon ball super