Home / Artikel / Mangara Pardede: Kok Bisa Yah, TPS Pinggiran Kali Item Sentiong di Hilangkan, Luar Biasa …

Mangara Pardede: Kok Bisa Yah, TPS Pinggiran Kali Item Sentiong di Hilangkan, Luar Biasa …

‎Jakarta, skesindonews – Menghilangkan TPS (Tempat Pembuangan Sampah) pinggir kali (jalan) sesuatu yang harus di tiru oleh para Camat lain di Jakarta Pusat dalam menata kawasan jalan yang selama ini menjadi problem wilayah.

Kata Mangara Pardede Walikota Jakarta Pusat yang berciri khas berkumis tebal ini, meminta jajarannya Camat di Jakarta Pusat dapat mencari solusi persoalan TPS pimggiran jalan yang kini menjadi permasalahan wilayah.

Mangara meminta para Camat di wilayah Jakarta Pusat dapat belajar dan bagaimana mencari solusi apa yang sudah dilakukan Camat Kemayoran, Herry Purnama bersama para Lurahnya

“Kenapa bisa itu yang harus kita cari, apa yang sudah di canangkan program Camat Kemayoran yang secara tahapan progress jelas”,

posko anti buang sampah.doc

Menghilangkan TPS itu bukan perkara mudah, tak ada pekerjaaan yang tak bisa jika seluruh komponen masyarakat dan stake holder dilibatkan, “luar biasa”, pungkas Mangara.

Dibalik Suksesnya Penutupan TPS di Kemayoran

Menurut Camat Kemayoran Herry Purnama menyatakan sebelumnya program penutupan TPS pinggir kali hampir 6 bulan kita canangkan baik tekhnis maupun sosialisasi kebijakan kepada masyarakat dengan peran Lurah kawasan TPS.

Seperti diketahui, di wilayah Kecamatan kemayoran tersebar enam TPS full gerobak. Dari enam TPS tersebut  baru lima yang dihapus dan disulap dengan pegagkuta malam hari. Sedangkan satu TPS Jalan Kemayoran Gempol sebentar lagi akan dihapus juga sebagai target Februari 2018 harus tuntas. (17/1)

Pertama, para Lurah bersama para RW mengedukasi serta membuat pencanangan target “bebasTPS” diantaranya Lurah Kebon Kosong, Lurah Utan Panjang, Lurah Harapan Mulia dan Lurah Serdang dimana kawasan jalan harus tidak ada lagi pembuangan sampah atas kesepakatan warga.

Kedua, solusi sebagai tempat TPS penampungan (besar) harus diupayakan sebagai TPS terintegrasi, dimana dengan pihak PPKK (Pusat Pengelola Komplek Kemayoran) membuat rancangan fasilitas lahan untuk kita bangun bersama Sudin LH.

Ketiga. membuat posko – posko monitoring dan pengawasan TPS larangan yang sudah kami sulap menjadi steril fungsi jalan bersama petugas PPSU dibawa komando Lurah dengan melakukan edukasi menjagaan bagi masyarakat untuk tidak lagi membuang sampah di pinggir jalan.

Fase lainnya sambung Herry, bahwa sistem piket ataupun pengangkutan malam hari dilakukann secara serentak jam 19.00 WIB tanpa terkecuali dengan pengadaan mobil yang stand by sejak sore hari dikawasan sterilitas TPS yang dibawa oleh petugas RKSM (Regu Kebersihan Swadaya Masyarakat) untuk langsung diangkut mobil sampah Sudin LH.

Apa Kata Lurah

Dalam keterangan lain Lurah Serdang Rizka Handayani menyatakan, kami bersama anggota PPSU telah membuat pola pengangkutan piket 3 kali shift serta monitoring pada posko TPS yang hingga saat ini terus dilakukan, selain pula kawasan jalan itu terus kami sapu dengan harapan warga lintas jalan tahu bahwa lokasi ini sudah bukan lagi tempat buang sampah, ujar Rizka.

“Minimal 3 kali kawasan pinggiran kali serta jalan oleh petugas PPSU dibersihkan dari sampah jalan, atau menedukasi melarang orang buang sampah.”

Selama ini kata Rizka, kawasan menjadi tertata dan positif warga mendukung apa yang sudah dilakukan kebijakan oleh Camat Herry Purnama, dimana penataan pinggiran kali item Sentiong dari mulai Galur – Serdang tidak lagi macet dan indah, tukas Rizka.

reporter : nanorame

 

 

 

 

 

 

 

 

Check Also

Seruput Kopi Pahit Dari Deny Siregar Untuk SBY

Jakarta, sketsindonews – Secangkir kopi pahit di suguhkan Deny Siregar untuk Ketua Umum Partai Demokrat …

Watch Dragon ball super