Back

Media Terpercaya

Masker Hanya di Pake Di Leher, Tak Sadar Wabah Covid Terus Meningkat

Jakarta, sketsindonews – Warga masyarakat belum sadar secara disiplin dalam menggunakan masker saat lakukan perjalanan atau bicara terbatas (interaksi ) terkait wabah penyebaran Covid – 19 penularan terus meningkat Orang Dalam Pengawasan (ODP) hingga saat ini.

Terlihat masker hanya menjadi cantelan di leher bukan digunakan sebagai mana mestinya oleh warga masyarakat saat di jalan.

Bahkan kadang dengan berani dan sengaja pengendara maupun lintas orang berjalan tanpa masker walau wilayah itu masuk dalam katagori zona merah.

“Kami selaku pemerintah telah terus berupaya mengingatkan warga begitu pentingnya PSBB, tidak berkumpul bahkan kami membagikan sekaligus edukasi kepada warga lintas,” ujar Lurah Paseban Kecamatan Senen Muhmmad Sholeh disela melakukan giat himbauan maupun membagikan masker warga lintas jalan.

“Sulit memang menyadarkan warga padahal sudah tahu manfaat masker, mereka hanya dipake di leher menjadi acesories tapi tidak dilihat fungsinya,” ucapnya.

Posko Chek point Covid terus dilakukan saat kami bersama pihak komponen masyarakat tergabung melakukan hal antisipasi penyebaran wabah covid.

Tapi disisi lain PSBB warga tak taat untuk berpartisipasi social distancing tetap dirumah memutus mata rantai penyebaran corona, karena siang hari seperti normal dalam kehiruk pikukan warga lakukan aktifitas ekonomi.

“Entah sampai kapan dampak penyebaran serta korban Covid selesai bila warga masih lakukan aktifitas kelompok, PKL hingga warga dengan bebas tanpa masker masih tak takut, Allahu Bishawab,” kata Sholeh.(20/4)

Sementara warga lintas bergumam, sepertinya langkah langkah PSBB Di DKI Jakarta perlu dievalusi termasuk sangsi bagi warga tanpa masker untuk di lakukan terapy kesadaran baik di pasar tradisional maupun titik PKL masih lakukan aktifitas tanpa indahkan himbauan (larangan).

“Bahkan ada isu PKL boleh buka dengan alasan pihak pimpinan Kecamatan telah lakukan konsultatif dengan satu ormas tertentu untuk membuka pkl kembali tanpa melihat koridor tahapan aturan PSBB, social distancing, stay home, take it order, dan sebaliknya pergub DKI hanya kalah dengan satu alasan ekonomi menjadi paling mendasar,” tutupnya.

(Nanorame)

About the Author /

Pimpinan Perusahaan SketsIndo Juni 2016.