Back

Media Terpercaya

MUI Kota Jakarta Pusat Himbau Rekomendasi Fatwa MUI Pusat

Jakarta, sketsindonews – Majelis Ulama Indonesia ( MUI) Kota Jakarta Pusat bersama pemkot terus lakukan kunjungan serta himbauan kepada para pengurus Masjid di 8 Kecamatan untuk dalam antisipasi mata rantai Covid – 19 di lingkungan peribadatan.

Walaupun dalam pelaksanaan ini MUI mendapat tantangan dalam pandangan persepsi ditengah masyarakat dari Fatwa MUI Pusat dan keterkaitan PSBB oleh Intruksi Gubernur dalam pelaksanaan antisipasi mata rantai Covid – 19.

Dalam keterangan himbauan di Kecamatan Sawah Besar, Selasa (14/4/20), Ketua MUI Kota Jakarta Pusat H. Robby Fadil Muhammad mengatakan, bahwa sesuai dengan Fatwa MUI Pusat yang dikeluarkan pada tanggal 16 Maret 2020 serta MUI Kota membuat urutan Fatwa MUI dengan membuat turunan dari Fatwa sebagai rekomendasi Surat No : 5 Tahun 2020 dalam masyarakat untuk sementara waktu untuk tidak melakukan berkumpul dalam melakukan peribadatan termasuk sholat jum’at berjamaah.

Penegasan ini yang dihadiri para pengurus Masjid di Kecamatan Sawah Besar telah disampaikan secara diskusi untuk dipahami oleh seluruh umat dalam himbauan dari pemerintah dan Fatwa MUI sehingga bisa terlaksana dengan baik.

Untuk di ingat bagi umat bahwa yang kini berkembangan Covid sangat tidak terdeteksi mengenai OTG ( Orang Tanpa Gejala) dimana orang tersebut sehat dan normal tapi sebenarnya terkena covid.

Ini untuk perlu kesadaran masyarakat yang sama agar tidak ada pandangan berbeda dari kondisi tidak normal saat ini.

Bahwa Covid – 19 bisa saja terjadi bagi siapapun karena perkembangan pandemic ini sungguh telah menjadi wabah di tingkat lingkungan, ucapnya.

Hadir dalam pertemuan sosialisasi rekomendasi MUI Asisten Kesmas Fahmi, Camat Sawah Besar Prasetyo K, Ketua Dewan Kota Dede Sulaeman, pihak unsur TNI Polri, dan FKDM.

(Nanorame)

About the Author /

Pimpinan Perusahaan SketsIndo Juni 2016.