Home / Berita / Musibah Kebakaran, Warga Kramat Sentiong Siap Kontrak Politik Dengan Parpol

Musibah Kebakaran, Warga Kramat Sentiong Siap Kontrak Politik Dengan Parpol

Jakarta, sketsindonews – Kebakaran di Jalan Masjid Kramat Sentiong RT 05- RW 06 Kelurahan Kramat kemaren malam Sabtu 24 September 2016, pukul 22.30 WIB, menghabiskan 35 rumah, 77 KK dan hampir 350 jiwa kini tinggal di penampungan Asrama Jambi dan tenda darurat di titik lokasi.

Menurut Keterangan saksi Abdul Kadir Ketua RT 05 saat di temui sketsindonews.com menuturkan kejadian. Menurutnya, kebakaran itu terjadi akibat dari rumah warga Amran (45) terjadi hubungan arus pendek.

“Pukul 22.00 teriak seperti orang ribut, kami datang untuk memadamkan api dengan Yamato, tapi api itu justru membesar secara cepat, ujarnya, minggu (25/9).

“Saat itu kami pingsan, akibat kaki juga terluka kena paku saat bersama warga mencoba memadamkan api. Kebakaran itu terjadi akibat konsleting listerik arus pendek,” tambahnya lagi.

Kadir juga menceritakan terkait keinginan warga yang tidak bisa diakomodir oleh Pemerintah Daerah, yakni keinginan mendapatkan bantuan untuk bagaimana warga terbantu secara fisik atau bisa di bantu untuk membangun kembali rumah tinggal.

Wakil Walikota Jakarta Pusat Bhayu Megantara bersama Camat Munjir Munaji, Lurah Sukarjo sudah mengumpulkan warga tadi siang. Namun kata Kadir Pertemuan itu tak ada hasil.

“Warga kecewa, alasan memang tak ada dana dalam membangun rekonstruksi rumah tinggal,” ungkapnya.

img-20160925-wa0039

Selebihnya, menurutnya mereka akan lakukan lelang saja pada parpol, karena terjepit hidup.

“Warga Kramat kontrak politik saja dengan partai politik yang peduli, karena pemda tak ada bantuan mengenai pembiayaan fisik. Kondisi kami sungguh benar-benar sulit meminta bantuan,” papar Kadir.

Diakuinya, warga hanya di bantu pada fasilitas makanan, selimut, handuk oleh Sudin Sosial Jakarta Pusat, sementara tenda posko yang di tempati, bila hujan juga bocor.

Sementara Lurah Suparjo saat di hubungi sketsindonews.com melalui via celluar mengatakan, pemerintah tak ada banntuan, bagi keinginan warga musibah kebakaran, terkait dana tunai.

“Karena memang tak ada dana,” ucap Sukarjo.

“Kalo warga kecewa, batasan kami hanya itu, dan mengenai warga menuntut listrik bisa di fungsikan juga bukan pada kewenangan kami, tapi kami akan terus fasilitasi terkait administratif surat yang memang di perlukan warga dalam mendapatkan kemudahan,” kata Sukarjo. (Nr)

Check Also

Anang Serukan Elit Cooling Down Saat Asian Games

Jakarta, sketsindonews – Asian Games yang bakal digelar pada 18 Agustus 2018 di Jakarta dan …

Watch Dragon ball super