Back

Media Terpercaya

Oknum Pedagang Jiung Mulai Provokatif Tak Mau Ikuti Aturan PSBB Ketat

Jakarta, sketsindonews – Pedagang Kaki Lima (PKL) Jiung Kemayoran Jakarta Pusat kembali berulah atas himbauan pemerintah DKI Jakarta dalam masa PSBB perketatan jilid II untuk menutup sementara kegiatan ekonomi selama 2 Minggu kedepan.

Dari pantauan sketsindonews segelintir oknum pedagang tak patuh membuat pemerintah Kelurahan Kebon Kosong kesal, padahal pihak pemerintah setempat meminta penutupan masa pandemi dan telah ada kesepakatan pihak – pihak antara pengelola pedagang jiung.

“Hanya karena segelintiir pedagang (oknum) tak punya otak menjadikan citra pedagang jiung menjadi tercela, dimana selama ini telah membangun kordinasi saling memahami dan patuh aturan serta mulai menata lingkup kawasan pedagang”, ujar Dita (34), Rabu (16/9/20)

Pemerintah Kelurahan Kebon Kosong melalui Lurah Suparjo selama ini baik program jangka pendek dan jangka panjang telah mempunyai program penataan kawasan menjadi lebih baik seiring potensi swakola juga dilakukan secara baik.

Lanjut Dita, lebih baik pedagang yang tak patuh pada pemerintah coret saja, tidak usah dagang melihat sisi lain juga merugikan semua pihak.

“Mereka kalo butuh hidup serta berlanjut ikuti aturan tanpa harus gak punya otak serta menjadi provokatif atas aturan Pergub serta perketatan psbb,” ucap Dita dengan nada kesal.

Sumber sketsindonews.com saat mengkonformasi satu kordinator telah menyatakan, mereka akan di coret serta telah mencacat nama pedagang yang provokatif dalam membangun kepedulian lingkungan saat pandemi covid – 19 terus meningkat.

“Kami sudah sampaikan kepada Lurah Kebon Kosong dalam data orang (pedagang) yang tak mau aturan dan mencoba membuat kondisi PKL Jiung untuk tidak kondusif selain masih bandel atas nilai utama mematuhi protokeler kesehatan,” tegasnya.

(Nanorame)

About the Author /

Pimpinan Perusahaan SketsIndo Juni 2016.