Home / Artikel / Panen Padi di Desa Dwijaya Kabupaten Musi Rawas

Panen Padi di Desa Dwijaya Kabupaten Musi Rawas

Musi Rawas, sketsindonews – Desa Dwijaya Kecamatan Tugumulyo Kabupaten Musi Rawas hari ini melaksanakan panen padi pada hari minggu (17/12/2017).

Kegiatan panen padi ini dilakukan bersama pihak Dinas Pertanian dan sebagai Penanggung jawab khusus Kabupaten Musi Rawas, Prof. Dr. Ir. Risfaheri, MSi, sebagai Kepala Balai Besar Litbang Pascapanen, Kementan, beserta Camat Tugumulyo, dan Penyuluh, Babinsa (Koramil setempat) serta Kelompok Tani.

Siaran pers yang di terima oleh sketsindonews, bahwa sawah yang dipanen seluas 40 ha dari luas penanaman 369 hektar. Sedangkan Varietas padi ciherang, mekongga, dan cilamaya yang digunakan oleh petani setempat.

Menurut Ketua Kelompok Tani, Rudiatmoko, berdasarkan hasil panen padi kali ini diperoleh hasil dengan produktivitas sebesar 7,5-8,5 ton GKP per hektar.

“Hasil panen musim tanam saat ini sangat memuaskan. Keberhasilan ini tidak luput dari peran semua pihak, baik petani, penyuluh, serta babinsa yang sama-sama bekerja keras untuk memberikan hasil yang terbaik. Termasuk bantuan saprodi, pompa air, benih dan traktor, telah membuat padi dipanen sebanyak 7,5 sampai 8,5 ton per hektar,” Ucapnya.

Pada tahun 2017 ini, produksi padi di Kabupaten Musi Rawas mampu menyediakan beras untuk memenuhi konsumsi masyarakat. Sehingga pasokan beras cukup sekaligus harga beras stabil.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Musi Rawas, Ir. Heryanto mengatakan bahwa penanaman padi dimulai bulan september 2017 dan ditargetkan dapat dipanen pada desember 2017 seluas 5.742 Ha dengan rata-rata produktivitasnya 7,31 ton GKG per hektar, sehingga diperoleh hasil 41.974 ton Gabah Kering Giling (GKG) setara 23.085,7 ton beras.

“Capaian tersebut mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan tahun 2016. Sehingga diperkirakan surplus beras di Kabupaten Musi Rawas tahun 2017 ini,” katanya.

Heryanto menambahkan, bahwa tahun 2016 produksi padi di Kabupaten Musi Rawas sebesar 345.024 ton GKG (Gabah Kering Giling). Tahun 2017 ini akan mengalami peningkatan produksi padi di Kabupaten Musi Rawas sebanyak 392.151 ton GKG. Ini disebabkan dalam setahun petani bisa menanam dua hingga tiga kali.

Heryanto melanjutkan, terjaminnya produksi padi Kabupaten Musi Rawas ini disebabkan karena pemerintah pusat dan daerah bersinergi untuk peningkatan produksi padi.

“Termasuk mengantisipasi kekeringan, keterlambatan pengolahan tanah, kesulitan mendapatkan benih bermutu bersertifikat pemerintah. Sedangkan pemerintah telah menyalurkan bantuan cukup banyak ke petani, seperti pompa air, traktor dan benih berkualias, rehabilitasi jaringan irigasi tersier, embung dan lainnya. Serta pendampingan oleh penyuluh dan babinsa di tingkat lapangan, dan dipantau langsung perkembangan tanaman. Sehingga proses produksi berjalan lancar,” Pungkasnya.

(Edo)

Check Also

Kalahkan Kejahatan Dengan Kasih Tuhan

Roma 12: 9-21 Renungan, sketsindonews – Kasih ini mesti dimulai dari dalam dulu, karena, tidak …

Watch Dragon ball super