Pasca Penertiban Pasar Nangka, Menyisahkan Pekerjaan Yang Tak Tuntas

Jakarta, sketsindonews – Pasca penertiban pasar Nangka Kelurahan Utan Panjang, Kecamatan Kemayoran masih menimbulkan kendala terhadap perbaikan infrastriktur sarana jalan (betonisasi) hingga pertamanan.

Wakil Walikota Jakarta Pusat, Bhayu Megantara mengakui, kawasan pasar Nangka pasca penertiban harus di percepat terkait penataannya baik normalisasi kali, pedestrian (trotoar), dan taman.

“Koordinasi serta penyelesain harus di lakukan dengan para SKPD, bukan harus menunggu, secara adatlah dilakukan tugas itu,” jelas Bhayu. (19-10-2016)

Kasudin Bina Marga Kota Jakarta Pusat Aris Sandika mengatakan, pekerjaan betonisasi jalan sudah 90% di cor sepanjang 83 M2.

“Beton baru 40% karena masih ada kendala terkait jalan itu belum clear dalam penyelesaian pekerjaan, walau tidak specific,” tukasnya.

Dipihak lain Kasudin Tata Air Kota Jakarta Pusat, Dhiki Suherman menjelaskan, crosing saluran 2 buah sudah bisa di fungsikan dengan baik, pada pasca penertiban saluran dikuras pada sisi Timur dengan alat berat.

“Jika sudah diukur trace basah dan kering baru kita lakukan pengerukan kembali dalam upaya penyelesaian pengurasan kali Item PHB Kali Baru,” tuturnya.

Selain itu Camat Kemayoran, Herry Purnama mengakui, masih banyak pekerjaan dari sisa pembongkaran Jalan Kali Baru yang masih tersisa, termasuk maraknya parkir dilokasi tersebut.

“Dishub Jakarta Pusat sudah lakukan penertiban cabut pentil, termasuk petugas Satpol PP kita tempatkan disana,” ujar Herry. (Nr)