Home / Artikel / Pelatihan OK OC Mendapat Kritik Warga, Kami Perlu Program Aplikatif

Pelatihan OK OC Mendapat Kritik Warga, Kami Perlu Program Aplikatif

Jakarta, sketsindonews – Program 100 hari Gubernur – Wakil Gubernur DKI Jakarta tetkait entrepreinership pelatihan One Kecamatan One Center of Enterpreneurship (OK-OCE) terus mendapat kritik dari warga DKI Jakarta.

Pasalnya secara aplikatif konsep itu masih menjadi burem bukan hanya terkait proses sosialisasi pengajaran materi namun juga pendampingan yang dianggap program itu lambat di eksekusi, ujar Kusnanda Dheki warga Kebun Melati.

“Itu hanya cuap – cuap kami gak ngerti sementara usaha serta proses rekruitmen yang tumbuh berkembang dalam program yang ada di lingkungan warga sebenarnya cukup banyak, namun karena faktor market pasar, distribusi serta permodalan yang menjadi penghambat usaha home industri tak betkembang di wilayahnya. ” papar Deki.

Menanggapi kritik itu, Sandiaga mengapresiasi kritik yang datang sebagai masukan. Ia mengakui pelatihan OK-OCE belum berjalan ideal. Idealnya, pelatihan OK-OCE tidak dilakukan oleh aparat sipil negara (ASN), namun oleh sukses story seorang pengusaha.

Mereka tidak hanya memberikan teori, namun juga akan menyediakan pendampingan secara permanen apa yang menjadi skala prioritas.

Sandiaga mengatakan “cuap-cuap” itu wajar terjadi dalam sebuah pelatihan. Ia bahkan menganggap mustahil suatu pelatihan dapat diberikan tanpa kata-kata. “Kalau program cuap-cuap, ya pelatihan itu memang seperti itu ya,” kata Sandiaga di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (9/1).

Sandiaga menjelaskan, pelatihan OK OCE bertujuan untuk memberikan contoh dan motivasi bagi para calon pengusaha dan pengusaha baru. Oleh karena itu, kata-kata menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut.

Ia meminta kata-kata yang disampaikan dalam pelatihan OK-OCE dihargai, sebab itu menjadi narasi dan gagasan yang harus disampaikan sebelum kerja sesungguhnya dimulai. “Gagasan itu diawali dari kata-kata,” jelas Sandi.

reporter : nanorame

 

 

 

Check Also

Rico di Jerusalem : Doa Masyarakat Jordan Untuk Prabowo Menjadi Presiden RI

Jakarta, sketsindonews – Sosok Prabowo Subianto di mata publik Jordania terutama masyarakat muslim sangat familiar dengan calon presiden (Capres) Prabowo Subianto. Karena Prabowo pernah tinggal di Negara Jordania cukup lama sehingga mereka tak asing, apalagi terdengar Prabowo Subianto di harapkan menjadi Presiden Republik Imdonesia.

Mereka mendoakan agar Prabowo-Sandiaga Uno terpilih memimpin Indonesia dengan damai, beradab untuk majunya bangsa-bangsa di dunia.

Hal ini diungkapkan Ketua Aliansi Masyarakat Jakarta (Amarta) M Rico Sinaga saat ini berada di Jordania dalam rangka melakukan perjalanan wisata religius ke Jerusalem.

rico.sinaga.jerusalem.teligius.doc 

Doa warga negeri Jordania dengan mayoritas muslim yang sangat kaya minyak bumi untuk pasangan Prabowo-Sandi sangat berharap menjadi pemimpin di Indonesia.

“Masyarakat Jordania sangat familiar dengan Prabowo Subianto. Mereka mendoakan agar Prabowo- Sandi menang dalam Pilpres 2019 nanti. Masyarakat Jordan tahu Prabowo sedang maju ke dua kalinya menjadi capres,” katanya. (23/9)

Rico juga menyampaikan selamat kepada Prabowo-Sandi atas hasil pengundian oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Jumat (21/9/2018 ) malam, di mana duet ini menempati nomor urut 2.

“Selamat kepada pasangan Prabowo-Sandi mendapat nomor 2″.

Itu dua jari victory Kemenangan. Saya berbincang-bincang dengan beberapa lapisan masyarakat di Jordan negara Islam ini, saya senyum-senyum, mereka familiar dengan nama Prabowo,” ucap Rico melalui pesan WhatsApp kepada sketsindonews.com.

reporter : nanorame

https://www.freedownload.network/ Terkait

Watch Dragon ball super