Home / Berita / Pembinaan Atlet Perlu Proses Panjang

Pembinaan Atlet Perlu Proses Panjang

Surabaya, sketsindonews – Untuk mandapatkan atlet berprestasi di semua lini cabang olah raga bukanlah perkara mudah atau semudah membalikan telapak tangan, karena hal tersebut memerlukan proses panjang berkesinambungan. Hal tersebut di ungkap Asisten Deputi Pembinaan Sentra Pendidikan dan Sekolah Khusus Olahraga  Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Teguh Raharjo  dalam acara pembukaan kejuaraan nasional (kejurnas ) cabor gulat dan senam antar PPLP  2016 di Surabaya  Selasa 18 Oktober 2016.

“Pembinaan dan pembentukan atlet berprestasi bukanlah produk instan tetapi memerlukan proses panjang dan dengan model yang berkesinambungan serta komprehensif , dan konsisten karena jika program tidak berkesinambungan  maka prestasi dan explorasi bakat serta potensi atlet akan mandeg atau setengah setengah, dan yang lebih penting lagi ialah bahwa pembentukan karakter atlet “kata Pria berkumis tebal ini.

Ditambahan Teguh bahwa Keberadaan PPLP di semua propinsi merupakan bagian dalam mempersiapkan program pembinaan atlet yang berkesinambungan serta konsisten. Termasuk dengan pihak pemerintah daerah .

“Saat ini sedang di gagas secara maksimal berbagai program pembinaan atlet secara komprehensif pula . Artinya bahwa pembinaan harus menyeluruh tidak hanya bertumpu pada satu atau dua sisi saja tetapi juga dari berbagai sisi yang melibatkan ilmu dan teknologi sehingga bibit atlet yang direkrut sejak awal baik fisik dan mental  memang potensial untuk menjadi atlet berprestasi di masa datang serta memiliki rasa cinta kebangsaan yang besar,” ujarnya.

Hal yang juga disampaikan ialah bahwa PPLP yang menjadi pusat pembinaan atlet muda akan melakukan berbagai program trobosan yang akan dilakukan sejak masa rekrutmen calon atlit.

“Sehingga kedepan para siswa yang menjalani pelatihan di PPLP memang merupakan atlet potensial, selain itu program koordinasi kurikulum dengan kementrian terkait juga sedang dogog dan diharapkan kedepan  para siswa yang di bina di PPLP tidak akn kerepotan masalah pendidikan yang dilakukan di sekolah artinya sekolah khusus olahraga akan menjadi salah satu  solusi persoalan atlet binaan PPLP, disamping sinergisitas denganbpemerintah daerah setempat sebagai pemangku kepentingan di saerah,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama Drs Abdul Haris dari Dispora Jawa Timur melapirkan bahwa kegiatan kejurnas cabor senam dan gulat ini diikuti oleh 375 atlet yang berasal 17 PPLP yang memiliki cabor gulat dan senam.

“Antusias para peserta semakin baik dalam kegiatan ini hal tersebut terlihat dari adanya peningkatan jumlah atlet yang ikut serta indikasi ini menunjukan bahwa cabor gulat dan senam memiliki peluang yang besar untuk dapat menelurkan atlet atlet berprestasi di masa depan sehingga dapat menjadi kebanggaan  daerah dan bangsa Indonesia,” tutupnya.

Untuk informasi, Kegiatan kejurnas belangsung hingga Sabtu 22 Oktober yang akan datang. (Dwi)

Check Also

Indonesia dan Timor Leste Sepakati Peningkatan Sektor Transportasi

Jakarta, sketsindonews – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melakukan penandatangan perjanjian (Mou) dengan Menteri Transportasi …

Watch Dragon ball super