Pemkab Bangkalan Jamin Biaya Pengobatan Bagi Pasien Corona

Bangkalan, sketsindonews – Wakil Bupati Bangkalan Mohni mengungkapkan akan menjamin segala biaya pengobatan bagi pasien yang positif terjangkit virus corona atau Covid-19. Demikian berlaku bagi seluruh masyarakat dan warga Kabupaten Bangkalan.

Biaya penggratisan pengobatan tersebut juga atas dasar arahan Presiden Joko Widodo, yakni pasien positif corona tak akan dipungut biaya, semua ditanggung pemerintah hingga gejalanya sembuh total.

“Pasti, sesuai arahan bapak Presiden seluruh biyaya akan di tangung oleh pemerintah,” kata Mohni saat ditemui wartawan pasca kegiatan Sosialisasi PBID di Aula Kantor Bupati Bangkalan, Selasa (24/3/20).

Akan tetapi kata Mohni, di Bangkalan dipastikan masih belum ada pasien positif corona. Kecuali orang dalam risiko (ODR), pasien dalam pengawasan (PDP), dan orang dalam pemantauan (ODP).

Meski demikian, di Bangkalan anggaran untuk penanganan pasien corona hingga saat ini belum jelas. Pemerintah berencana akan mengalihkan anggaran lain untuk pasien corona.

“Anggaran untuk corona sendiri tidak ada. Tetapi kami akan coba mengalihkan anggaran yang ada,” janjinya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Bangkalan Sudiyo menuturkan jika pembiayaan pasien corona akan mengunakan skema biaya kesehatan masyarakat miskin (biakesmaskin).

“Dengan catatan pasien terkonfirmasi yang positif (terinfeksi Corona). Nanti akan dicover oleh skema itu. Kalau yang ODR, PDP, dan ODR tidak bisa,” tuturnya.

Sebelumnya, Pemkab Bangkalan melalui Diskominfo mengelurkan rilis terbaru perihal peta sebaran virus corona. Data ini hasil update tertanggal 22 Maret 2020 di 18 kecamatan di Kabupaten Bangkalan.

Pada peta sebaran Covid 19 yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes), masyarakat di Kabupaten Bangkalan belum ada yang dinyatakan positif terjangkit Covid 19.

Akan tetapi, terdapat 235 orang masuk kategori ODR dan satu orang kategori PDP. Sementara, untuk kategori ODP dan meninggal, masih belum ada.

(nru/akt)