Home / Artikel / Pengelolaan PPSU Diambil Outsourching Kemunduran Pemprov DKI Jakarta

Pengelolaan PPSU Diambil Outsourching Kemunduran Pemprov DKI Jakarta

Jakarta, sketsindonews – Issu terkait pengelolaan pekerja Penanganan dan Prasarana (PPSU) akan di outsourching sebuah kemunduran pemprov DKI Jakarta jikalau hal ini terjadi di realisasikan.

Pasalnya tim oranye dalam tata kelola yang sudah di manages setiap Kelurahan sudah profesissional dalam percepatan kerja serta pelayanan penataan kebersihan lingkungan wilayah.

Pro Kontra negatif justru muncul dari efek outsourching terkait nantinya kebijakan pengelolaan diambi sepenuhnyal pihak ketiga, ujar Anwar (30) salah satu pekerja PPSU di Jakarta Pusat.

briefing morning days.ppsu.doc

Ini akan terjadi, terutama persoalan honor akan terjadi pemotongan 25%, gaji yang terlambat, belum lagi masalah pengadaan alat pekerja PPSU yang akan terjadi kelambatan hingga pemecatan sepihak oleh pihak pengelola tanpa pandang bulu.

ujungnya kami di adu antara Lurah, Kasi Sarpras hingga pihak ketiga yang semena – mena hanya karena mereka melihat kami tak professional dalam indocator kerjanya.

Karena menganggap pihak swasta lebih baik dalam management dan tata kelola, ukuran dari mana menilainya kinerja kami. Yang mrnilai kami adalah warga masyarakat yang sscara langsung puas atas kinerja layanan lingkungan,  tambah Anwar.

Sama saja hak kami nanti di rampok hak yang selama ini momok pemain perusahaan outsourching tidak pernah beres.

Kondisi ini menjadi mundur lah kalo mau cari duit recehan jangan di PPSU yang sudah kami bekerja secara baik dimata masyarakat sistemnya.

Mereka itu harus berkaca diri oleh kebijakan dari penanganan dan pembinaan yang sudah di tangani setiap Kelurahan yang menjadi tim oranye andalan warga.

“Lurah itu sudah menjadi manager dengan bantuan khusus Kasi Sarpras secara administrasi, jadi mau diapakan lagi morning briefing hingga evaluate juga sudah berjalan setiap hari.

Kami ada pemetaan yang sudah ada dalam zonasi prioritas, di tambah pengaduan warga secara langsungpun ditangani oleh tim.yang dibuat oleh kebijakan Lurah, jelasnya

Ketika sketsindonews.com konfirmasi beberapa Lurah di Jakarta Pusat semuanya bernada keheranan selain sebuah langkah buruk dan mundur bagi pemprov DKI, dimana sistem yang sudah bagus di mata masyarakat tim oranye, ujar salah satu Lurah yang tak mau disebut namanya.(22/11)

Secara terpisah Wagub DKI Jakarta Sandiaga Uno menegaskan pekerja Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) tidak akan dikelola perusahaan outsourcing.

Dia mengatakan pertemuannya dengan CEO PT Integrated Service Solutions (ISS) Elisa Lumbantoruan pada Senin lalu untuk berbagi pengalaman saja, ujar Sandi.

“Tidak sama sekali (PPSU dikelola ISS), hanya belajar tentang best practice di ISS. Bahwa ISS punya morning briefing, punya end of the the day briefing di mana kelengkapan mereka cek,” kata Sandiaga di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (20/11/2017).

Apa yang disampaikan Sandiaga ini membantah isu yang beredar mengenai pasukan oranye bakal dikelola dengan sistem outsourcing. Isu itu berembus dari salah satu situs berita yang kini menjadi pro kontra.

Saat bertemu Sandiaga, ISS membagi pengalaman tenaga kerja. Sandiaga memastikan PPSU, termasuk pasukan oranye, akan tetap dikelola Pemprov DKI.

“PPSU akan tetap dikelola kita,” ucapnya.

Sandiaga menjanjikan PPSU bisa ‘naik kelas’ jadi PNS. Syaratnya, 3 tahun menjadi PPSU.

“Begitu mereka sudah 3 tahun di PPSU, mereka juga bisa naik kelas. Mungkin jadi PNS yang betul, yang terbaik, yang seperti saya pernah ngomong dulu, top 10 persen dari mereka punya kesempatan naik kelas. Karena kita nggak ingin bapaknya PPSU, anaknya juga PPSU. Kita ingin ada upwork mobility. Itu yang ingin kita lakukan,” papar Sandiaga.

Pada Senin (20/11) lalu, CEO PT Integrated Service Solutions (ISS) Elisa Lumbantoruan mengatakan dia dan Sandiaga berbagi pengalaman dan pengetahuan mengenai tenaga kerja sektor formal dan informal. Menurutnya, tantangan terbesar Jakarta saat ini adalah pemberian kepastian dari sisi pekerjaan dan kompensasi benefit agar tenaga kerja informal sama dengan tenaga kerja formal.

reporter : nanorame

 

Check Also

Luka Terus Menyala Discripsi Ramadhan

Sahur Hari Ketujuh Jakarta, sketsindonews – Sahur di hari 7 di bulan Ramadhan 1439 H …

Watch Dragon ball super