Home / Berita / Pengocokan Pedagang Pasar Nangka Belum Selesai, Sudin UMKM Jakarta Pusat Prioritaskan KTP DKI

Pengocokan Pedagang Pasar Nangka Belum Selesai, Sudin UMKM Jakarta Pusat Prioritaskan KTP DKI

Jakarta, sketsindonews – Realokasi pedagang JP Ex.30 Pasar Nangka Bungur untuk ditempatkan di PasarJaya Bungur oleh Pemkot Jakarta Pusat, di lakukan di Kantor Kelurahan Utan Panjang Kecamatan Kemayoran Jakarta Pusat.

Menurut Kasudin UMKM Kota Jakarta Pusat Bangun Richard saat di hubungi sketsindonews.com menjelaskan, dari total 133 pedagang ternyata baru di tempatkan sebanyak 50 kios untuk sementara. Hal ini masih menungu menempatkan sisa relokasi yang belum tertampung.

Secara administratif, kata Bangun. Ada beberapa syarat khususnya pedagang bagi yang ber KTP DKI Jakarta itu menjadi prioritas dalam menempatkan kios di lingkungan PD. Pasar Jaya.

“Tercatat 5 kios untuk kering, dan 15 kios basah sudah selesai hari ini, kemungkinan kita lanjutkan besok pengocokan bagi 30 pedagang untuk di tempatkan di pasar Lokbin Cempaka Sari,” terang Bangun.

Sementara Camat Kemayoran Herry Purnama mengutarakan, setelah penempatan pedagang di realokasi sudah di pastikan tangal 26 September 2016 eksekusi pembongkaran pasar Nangka di lakukan.

“Kawasan itu nantinya menjadi RTH, Hari ini pun SPB I sudah kami layangkan surat kepada pihak pedagang pasar Nangka,” terangnya,” kamis (15/9).

Menurutnya jika itu selesai pembongkaran, maka PU Tata Air Jakarta Pusat segera melakukan pengerukan Kali Item Anak Sentiong.

J.Sihole Kasatgaspol PP Kecamatan Kemayoran mengakui, bahwa sebanyak 39 orang sudah kami berikan SPB I (Perintah Bongkar), jika nanti tidak di indahkan SPB II akan diberikan kembali kepada pedagang sampai jelang hari H.

Sementara Pengelola Pasar Nangka Mamad saat di konfirmasi menyatakan, pedagang masih ada ketidak puasan masalah pengocokan, di kuatirkan pedagang asal warga dan KTP DKI tidak terpenuhi dalam realokasi, walaupun besok akan di lanjutkan kembali.

Dalam acara tersebut hadir Wakil Walikota Jakarta Pusat Bhayu Megantara, Asisten Perekonomian Bakwan Ginting, Manager Area PD. Pasar Jaya serta Lurah Utan Panjang Etty Kusmiaty. (Nr)

Check Also

Jumlah Penduduk Indonesia Besar, Asosiasi Pengusaha IT Malaysia Antusias Masuk ke Pasar Indonesia

Jakarta, sketsindonews – GAIN merupakan program inisiatif dari Malaysia Digital Economy Corporation (MDEC), yang membawahi kegiatan GAIN Connex Indonesia dan diselenggarakan melalui kerjasama dengan International Data Corporation (IDC) ASEAN.

Program GAIN yang memudahkan kolaborasi antara Indonesia dan Malaysia pun langsung mendapat respon positif baik dari pihak Pengusaha IT Malaysia maupun Indonesia yang berpartisipasi program ini.

Country Director of CXS Analytics Sdn Bhd, Melissa Teh, mengatakan, ini pertama kalinya pihaknya mengikuti event ini di Indonesia dan banyak keuntungan yang didapatkan dari acara di bawah program tersebut.
Menurutnya, jumlah penduduk Indonesia yang besar menjadi sorotan bahwa perusahaaan IT Malaysia juga bisa bersinergi dengan pengusaha yang ada di Indonesia.

“Jumlah penduduk yang besar menjadi keunggulan dari Indonesia sehingga para pengusaha IT dari luar ingin bersinergi dengan Indonesia. Kami banyak belajar dari program ini dan berkesempatan bertemu dengan calon reseller dan konsumen. Kami akan mendukung program ini karena kami bertujuan memperluas bisnis ke seluruh Asia Tenggara. Indonesia kami lihat sebagai negara yang punya ekosistem teknologi yang berkembang pesat,” kata Melissa Teh di Jakarta (24/9).

Jeffrey Fok Boon Hung, Director of Finexus Jakarta Group, mengungkapkan program GAIN sangat membantu bisnisnya. Selain itu, program ini menunjukkan dan sekaligus menyediakan channel-channel yang sangat membantu, terutama dalam hal-hal prosedural, seperti perpajakan, dan tentu saja cara-cara yang tepat untuk membangun bisnis di Indonesia.

“Kami perusahaan Malaysia sangat terbantu dengan adanya program ini. Tentu menjadi hal yang positif dari berbagai aspek. Di mana program GAIN menyediakan channel-channel yang sangat membantu terkait prosedural, seperti pajak dan cara-cara yang tepat untuk bangun bisnis di Indonesia. Sehingga para pengusaha baru juga cepat beradaptasi dan bisa fokus mengembangkan perusahaannya” ungkap Jeffrey.

Jeffrey pun menambahkan jika program GAIN ini sudah dari awal muncul maka akan memudahkan dia dalam membangun bisnis di Indonesia.

“Jika ada dari awal maka kami mungkin akan lebih solid dalam berbagai hal fundamental membangun bisnis di Indonesia,” katanya.

Sebelumnya, Vice President of Enterprise Development MDEC, Gopi Ganesalingam mengatakan, program yang telah memilih 17 perusahaan untuk berpartisipasi ini membuka potensi kerja sama antara Indonesia dan Malaysia sekaligus kesempatan untuk memperkuat hubungan ekonomi antarnegara.

“Kerja sama dengan IDC ASEAN untuk GAIN Connex Indonesia memberikan pengetahuan yang memberikan akses penghubung antara perusahaan Malaysia yang berpartisipasi dengan pemangku kepentingan di Indonesia. Kami harap masing-masing pihak mendapatkan manfaat dari kerja sama ini, yang nantinya berdampak bagi perekonomian Indonesia,” tutur Gopi Ganesalingam di Satrio Tower, Jakarta, Kamis (20/9).

(Red)

Terkait

Watch Dragon ball super