Back

Media Terpercaya

Pergub 51 Masih Lemah Dalam Pelaksanaan Masa Transisi PSBB di Jakarta

Jakarta, sketsindonews – Aturan Pergub No : 51 Tentang Pelanggaran warga tanpa masker di DKI Jakarta masih sangat lemah dalam aplikasi dilapangan dalam memberikan sangsi jera bagi warga sebagai satu pedoman dasar yang tertuang di menjalankan protokeler kesehatan

Pantauan sketsindonews.com banyak pimpinan wilayah belum lakukan maksimalisasi Pergub tersebut para aparatur di wilayah secara terpadu terlebih pada pusat keramaian, baik titik pasar serta jalan strategis.

Pengamat Perkotaan Yayat Supriyatna mengatakan, pemerintah hanya bisa membuat peraturan tapi sangat lemah dalam menjalankan fungsi aturan itu secara baik.

“Padahal aturan itu bisa menjadi pengendali terkait atas kebijakan new normal atau transisi psbb, Covid – 19 dalam penularan semakin meningkat karena personil aparatur juga tidak konsistensi terhadap gugus tugas yang sudah dibentuk,” ungkapanya.

Tenda posko jumlah nya sudah banyak tapi hanya untuk simbol bahwa kewajiban sudah dijalankan. Menjalankan disiplin warga masyarakat harus dengan aturan serta kekuatan personil yang cukup serta logistik.

Warga pelanggar bisa menjadi acuan bahwa aturan itu bukan dasar dalam memutus mata rantai, namun karena ketidak hadiran pemerintah dalam menjalankan fungsi kontrol sesuai aturan yang sudah dibuat.

“Artinya, buat apa dibuat bila tidak diterjemahkan secara baik dalam sosialisasi dan penegakan ditengah masyarakat yang kini merasa bebas berinteraksi satu sisi bahaya Covid itu mengancam secara terintegral penyebarannya,” tutup Yayat

(Nanorame)

About the Author /

Pimpinan Perusahaan SketsIndo Juni 2016.