Home / Artikel / PKL Jiung Akan Direalokasi Kini Beranak Pinak, Mungkinkah…

PKL Jiung Akan Direalokasi Kini Beranak Pinak, Mungkinkah…

Jakarta, sketsindonews – PKL Jiung sejak puluhan tahun dalam aktifitasnya menggunakan badan Jalan H.Jiung Kemayoran. Setiap lintas kendaraan umum terjebak seperti masuk jebakan “Batman”.

Diketahui jalan itu mulai pukul 13.00 hingga dinihari sudah di tutup oleh para ekspatariat PKL lokal. Walau petugas Dishub tak pernah memasang marka jalan ditutup jalan bagi kepentingan publik bagi warga melintas dikawasan itu.

Hingga kini PKL Jiung terus menjadi polemik karena seolah pemerintah Kota Jakarta Pusat berdiam diri, bahkan saling tuding bahwa penataan fungsi jalan itu menjadi tanggung jawab pihak Sekneg Pusat Pengelola Komplek Kemayoran ( PPKK).

Sementara fungsi jalan sekunder yang membangun serta memperbaiki pemda DKI Jakarta untuk kepentingan umum, tapi alhasil para PKL Jiung yang menempati lahan tanpa sedikitpun dipungut retribusi bagi PAD DKI Jakarta.

Camat Kemayoran Herry Purnama saat disinggung mengenal PKL Jiung untuk ditertibkan mengatakan, 6.00 PKL di Jalan Hj. Uung, akan di relokasi di dua lokasi. Diantaranya di komplek B1 dan Kantor MGK yang dapat menampung 16 ribu pedagang.

Itu sudah semrawut melihat kondisi di lapangan. Pasalnya pedagang menggelar dagangan mulai dari trotoar hingga menutup jalan tak mempunyai hati nurani bagi kepentingan umum.

Bahkan pengelola tak pernah mempertimbangkan fasilitas pemerintah yang sudah baik justru rusak dengan membangun utilitas listerik secara sepihak, paparnya.

“Nanti yang lakukan penertiban dari tingkat Provinsi DKI, Pemkot Jakarta Pusat. Kita belum tahu pastinya kapan dilakukan penertiban, yang jelas dalam waktu dekat,” ucapnya.(6/7)

Sementara informasi yang di dapat sketsindonews.com bahwa anggaran penertiban realokasi PKL Jiung bisa mencapai 2 Milyar dalam mata anggaran yang ada di Sudin UMKM Jakarta Pusat.

Keseriusan pemda DKI harus konsisten dalam format realokasi, dimana wacana realokasi PKL Jiung selaku mengalami kegagalan akibat ketidak tegasan hanya alasan kepentingan warga sekitar, ujar Haryadi (45) warga Kemayoran.

“Dikuatirkan ekspansi PKL setiap tahun terus meningkat di kawasan Kemayoran hingga puluhan ribu, jika pemerintah tidak tegas maka semua jalan di Kemayoran akan di tutup oleh para PKL pemain baru untuk beranak pinak,” ujar Haryadi.

reporter : nanorame

 

Check Also

Harkitnas Ke-110, Indonesia Menuju Era Ke-Emasan

Malang, sketsindonews – Bertempat di Stadion Dirgantara Lanud Abd Saleh dilaksanakan upacara bendera dalam rangka …

Watch Dragon ball super