Back

Media Terpercaya

Polemik Jalan Bern Sumur Batu Kemayoran di Tutup Karena Provokasi Oknum Warga

Jakarta, sketsindonews – Penutupan akses yang merupakan aset Pemprov DKI Jakarta oleh segelintir warga yang diduga memprovokasi menjadi polemik baru Jalan Bern RW 04 Kelurahan Sumur Batu.

Diketahui, Pemerintah Kota Jakarta Pusat 2 tahun lalu telah membuka akses jalan guna mengurai kemacetan serta mejadi jalan akses publik warga lingkungan menuju Jalan Suprapto.

Saat tim sketsindonews.com mencoba melakukan penelusuran, Sabtu (11/7/20), seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan berharap agar jalan tersebut kembali dibuka.

“Warga meminta untuk dibuka setelah sebelumnya polemik pencabutan portal kembali dipasang setelah seorang Jenderal yang menempati rumah Dinas terkena provokatif warga karena merasa terganggu dibukanya akses jalan,” ujar sumber tersebut.

Menurutnya, pemerintah DKI atas kebijakan serta penataan jalan lingkungan sudah benar dengan membuka akses jalan Bern Kodam Sumur Batu menjadi jalan publik sebagai alternatif warga.

Penataan dan pembongkaran 2 (dua) tahun lalu warga yang menempati lokasi itu dipindahkan kerusun oleh Pemerintah DKI Jakarta sebagai salah satu solusi penataan milik asset DKI.

Itu satu keberhasilan Pemerintah Kota Jakarta Pusat saat itu bersama warga lingkungan memfungsikan asset bagi kepentingan publik.

“Saya sudah menduga kalo pemasangan portal itu menjadi alasan dibuat oknum warga tertentu meminta sistem buka tutup padahal faktanya akses pemda itu kembali dikuasai (ditutup) tanpa melihat kepentingan umum,” ujarnya.

Kini tersiar kabar warga RW 04 ujung yang sudah dipindahkan kerusun menuntut balik karena akses jalan itu ditutup portal. “Kami merasa terzalimi padahal mereka telah puluhan tahun menjaga asset rela dipindahkan kerusun,” ungkapnya.

Dia menceritakan bahwa Konflik bermula saat pemerintah Kelurahan Sumur Batu ingin membuka portal dan terjadi penolakan bahkan dipasang kembali oleh oknum warga. “Kami meyakini sang Jenderal aktif saat itu telah mendapat informasi salah sehingga ikut terprovokasi dengan kekuatan intitusi kembali menutup dengan portal,” ungkapnya.

“Kini sang jendral telah purnawirawan dan tak lagi menempati rumah dinas, kami pikir warga kritis meminta Pemko Jakarta Pusat kembali tegas untuk mengembalikan fungsi jalan Bern menjadi fungsi semula,” lanjutnya.

Terakhir dia berharap, agar Jangan lagi pemerintah DKI bisa ditipu dengan alasan keamanan lingkungan jalan itu ditutup dan hanya mempercayai oknum warga tertentu.

“Warga kembali meminta kondisi upaya 2 tahun lalu kembali dibuka untuk difungsikan jalan tembus, jangan segelintir warga ingin nyaman kuasai asset mengorbankan kepentingan publik lebih besar,” tandasnya.

(Nanorame)

About the Author /

Pimpinan Perusahaan SketsIndo Juni 2016.