Politeknik Masih Melestarikan Industri Cetak

Jakarta, sketsindonews – Politeknik Negeri Jakarta adalah kampus yang terletak di daerah Depok, Jawa Barat. Kampus ini terdapat di dalam kampus Universitas Indonesia yang sebelumnya Politeknik Negeri Jakarta mempunyai nama Politeknik Universitas Indonesia.

Politeknik Universitas Indonesia didirikan pada 20 September 1982, dan pada 25 Agustus 1998 Politeknik Universitas Indonesia resmi diganti menjadi Politeknik Negeri Jakarta.

Politeknik Negeri Jakarta adalah kampus yang mempunyai 7 jurusan diantaranya adalah Akutansi, Administrasi Niaga, Teknik Mesin, Teknik Elektro, Teknik Sipil, Teknik Grafika Penerbitan, dan Teknik Informatika dan Komputer.

Teknik Grafika dan Penerbitan

Teknik Grafika dan Penerbitan (TGP) adalah salah satu jurusan yang terdapat di Politeknik Negeri Jakarta. Jurusan ini adalah jurusan yang satu-satunya masih membudidayakan program industri cetak.

Akhir-akhir ini banyak diberitakan bahwa media cetak banyak yang sudah gulung tikar, maka dari itu Teknik Grafika dan Penerbitan tidak akan melupakan industri media cetak.

Program studi yang ada di Teknik Grafika dan Penerbitan ada 4 yaitu Teknik Grafika (D3), Teknik Industri Cetak Kemasan (D4), Desain Grafis (D4), dan Penerbitan Jurnalistik (D3). Jurusan Teknik Grafika dan Penerbitan (TGP) mempunyai pengajar yang mempunyai keunggulannya dalam program studi masing-masing.

Pengajar setiap masing-masing program studi mempunyai predikat yang bagus, maka dari itu untuk setiap mahasiswa akan dibekali dengan pengalaman-pengalaman oleh pengajar yang mempunyai keahlian di bidangnya masing-masing.

Sampai saat ini jurusan Teknik Grafika dan Penerbitan (TGP) masih tetap mengajari kepada mahasiswa untuk tidak melupakan industri media cetak walaupun media online saat ini sedang hangat-hangatnya dikelola oleh seluruh masyarakat.

Jangan sampai melupakan industri media cetak yang saat ini sudah banyak yang gulung tikar.

Sebelum adanya media online, media cetak adalah media yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat saat itu, karena dengan adanya media cetak masyarakat bisa mendapatkan informasi seperti koran, majalah, tabloid, dll.

(Muhamad Fariz Nur Iskandar)