Back

Media Terpercaya

Polytron Produksi Masker Kesehatan Tiga Lapis, Dukung Aktivitas New Normal

Jakarta, sketsindonews – Penggunaan masker di era new normal tidak dapat dihindari lagi karena kita harus kembali beraktifitas sementara vaksin Covid-19 belum ditemukan.

Kondisi tersebut akhirnya menyebabkan keterbatasan produksi masker dalam negeri saat ini, kondisi tersebut juga yang akhirnya mendorong Polytron terjun membuat masker kesehatan yang layak di pakai oleh tenaga medis maupun masyarakat luas.

Saat ini banyak pilihan masker di pasaran, baik yang terbuat dari kain maupun material lainnya seperti kaos scuba namun tingkat efektifitas penyaringan droplet, virus atau bakteri tidak bisa menyamai masker kesehatan.

Kini hadir masker kesehatan tiga lapis dari Polytron, di desain secara seksama untuk memastikan pengguna tetap nyaman dan dapat bernafas dengan lega. Lapisan luar terbuat dari material PP non woven yang tahan air dan berfungsi mencegah cairan atau droplet menempel di masker. Lapisan tengah adalah lapisan filter yang menggunakan material PP meltdown yang berfungsi menyaring debu, bakteri dan virus.

Sementara lapisan dalam menggunakan material PP non woven yang bisa menyerap air dan droplet dari pernafasan kita baik dari mulut maupun hidung.

Untuk menambah kenyamanan dan keamanan dalam penggunaan masker, Polytron juga melengkapinya dengan single wire nose bridge yang dapat di adjust mengikuti kontur hidung pemakai dan elastic ear strap yang kuat untuk memastikan hidung dan mulut dapat tertutup dengan baik.

“Teknologi Polytron untuk memproduksi peralatan elektronik seperti LED TV menjadi modal utama untuk memproduksi masker kesehatan tiga lapis ini yang di produksi di dalam ruangan super bersih berstandar internasional yang dimiliki oleh Polytron,” ujar perwakilan Polytron, Bambang Athung, Jumat (3/7/20).

Bambang juga memastikab bahwa masker kesehatan tiga lapis yang di produksi Polytron tersebut sudah lolos pengujian standar internasional yang mensyaratkan BFE 3 micron (Bacterial Filtration Efficiency) dimana masker harus mampu menyaring droplet, virus atau bakteri.

“Selain itu juga harus memenuhi PFE 0,1 micron (Particle Filtration Effeciency). Persyaratan di atas yang membedakan masker kesehatan dengan masker harian (daily mask),” terangnya.

Masker ini hadir dalam dua pilihan kemasan, yaitu PM 1050W berisi 50 masker per kotak dan PM 1005 yang di kemas lagi dalam lima masker per plastik individu dalam satu kotak. Harga masker Polytron ini juga di jual dengan harga terjangkau untuk semua yang membutuhkan yaitu dengan kisaran harga di bawah Rp150 ribu per kotak dengan isi 50 masker.

(Eky)

About the Author /

Pimpinan Perusahaan SketsIndo Juni 2016.