Home / Berita / Posko Bersama Jakarta Utara, Amankan Pemilukada DKI Lebih Kondusif

Posko Bersama Jakarta Utara, Amankan Pemilukada DKI Lebih Kondusif

Jakarta, Sketsindonews – Sekretariat Posko Bersama di 5 (lima) Kota di Provinsi DKI Jakarta hari ini di bentuk dalam menghadapi persiapan pemilukada DKI 2017 mendatang.

Di tingkat Kota Administrasi Jakarta Utara telah mengawali kesiapan rapat koordinasi terpadu hari ini di lakukan di ruangan Posko Kantor Walikota yang di hadiri oleh pihak Muspiko (Kejaksaan, Dandim 0502 BS, Kapolres, Anggota KPU Kota, Panwaslu serta para Camat).

Dalam pertemuan Wakil Walikota Jakarta Utara Yani Purwoko menyatakan, para Camat nanti harus berkordinasi terkait area titik haram untuk tidak dipasang alat peraga.

“Misalnya: Jalan Protokol di Jakarta Utara, ini harus ada ketetapan oleh KPU,” paparnya, Jum’at (23/9).

Jadi pada saat penertiban tidak ada masalah antar pihak pendukung dalam pemilu. Harus terpadu dalam operasi penertiban alat peraga sehingga tidak menimbulkan fitnah.

“Kedua, terkait dengan kotak suara ini juga harus lebih aman, karena Jakarta Utara daerah pesisir, masalah ini harus diantisipasi oleh faktor cuaca,” jelasnya.

Ditambahkan Yani, pendataan pemilih coklit untuk kawasan apartemen pihak camat juga harus bisa menintaskan kendala Petugas PPDB sehingga masalah ini dengan batas waktu dapat di selesaikan.

Mengenai posko bersama pihak Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Jakarta Utara agar senantiasa lebih aktif dalam menjalankan fasilitas maupun hal lain keterkaitan dengan layanan posko.

Sementara Kepala Kantor Kesbangpol Kota Jakarta Utara Iyan Sofyan kepada sketsindonews.com menjelaskan, posko bersama ini terdiri dari berbagai unsur yang di libatkan. Artinya; komunikasi akan terus di intensifkan dalam menyusunan program, pemantauan dan penyelesaian masalah.

“Kami juga akan menyelenggarakan bersama Polres Jakarta Utara dalam menjalankan giat gladi dalam persiapan pilikada yang melibatkan unsur elemen masyarakat, team sukses masing-masing penggusung, panwas, serta unsur masyarakat pemantau pemilukada,” jelasnya.

Sementara Dandim 0502 BS Jakarta Utara Letkol Infrantri Sholeh yang turut hadir menyatakan, pihak TNI akan bersifat netral dalam tugas terkait issue dipilihnya unsur TNI menjadi Cagub.

“TNI jelas, tidak akan ikut dalam kampanye, pengamanan negara menjadi sapta marga TNI dalam menciptakan kondisi rasa aman, tertib di wilayah Jakarta Utara,” tutur Sholeh. (Nr)

Check Also

Fokus Survey KHL, Said Iqbal: Gubernur Tidak Harus Tunduk Pada PP 78/2015

Jakarta, sketsindonews – Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal kembali menegaskan, bahwa Gubernur …

Watch Dragon ball super