Home / Berita / Premanisme Pasar Modern

Premanisme Pasar Modern

sketsindonews – Pasar Modern BSD merupakan salah satu pasar yang sudah tidak asing lagi didengar, di lokasi yang diapit oleh taman dan kolam renang ini para pedagang bekerja keras untuk menghidupi anak dan keluarganya di rumah, tanpa kenal lelah dan waktu para pedagang ini terus bekerja.

Seperti yang kita ketahui, sebuah pasar selalu identik dengan bau, ketidak nyamanan, dan kemacetan. Mungkin inilah penyebab dari sebagian orang memilih untuk berbelanja di swalayan.

Meski seperti itu, tetap banyak yang memilih untuk berbelanja di pasar modern karena masih adanya tawar-menawar serta harga yang lebih terjangkau.

Setiap hari pasar Modern BSD tidak pernah sepi pengunjung, dari pedagang hingga pembeli selalu bertambah, sama seperti pasar-pasar lainnya, pasar Modern BSD menyediakan sayur-mayur, ikan, ayam, kue, buah-buahan dan kebutuhan rumah tangga. Pasar ini cukup lengkap, dari sandang, pangan, hingga papan.

Senyum para pedagang yang menghiasi pipi, dengan ikhlas menawarkan dagangannya agar bisa dibeli para pengunjung membuat suasana pasar Modern BSD menjadi nyaman.

Di luar pasar Modern BSD, pengunjung juga akan bertemu tempat-tempat makan kecil berjejer sepanjang jalan dan siap untuk dinikmati.

Mungkin berbeda dengan pasar-pasar lainnya, tidak hanya pedagang ikan yang ada di pasar Modern BSD namun juga banyak sekali pedagang bawang menghiasi bahu kiri dan kanan jalan, sama seperti pedagang makanan kaki lima, pedagang bawang ini juga menghiasi pinggir jalan.

Salah satu pedagang bawang yang enggan menyebutkan namanya, menjelaskan tentang bagaimana cara ia mendapatkan bawang, dan persaingannya dalam berdagang.

Dia juga mengungkapkan bahwa masih ada preman yang berkeliaran disetiap harinya, dan menjadi kewajiban para pedagang untuk memenuhi apa yang dimintanya.

“Setiap pedagang harus membayar lima ribu rupiah disetiap harinya,” ungkapnya.

Hal tersebut dirasa berat mengingat penghasilannya sebagai pedagang tidaklah banyak, sehari-hari hanya mendapatkan keuntungan yang minim.

Bahkan pendapatannya tersebut masih tergolong kurang, karena harus memenuhi kebutuhan keluarga dengan dua orang anak yang masih berstatus pelajar.

Sulitnya perekonomian serta adanya kerjasama dengan oknum petugas keamanan menjadi penyebab maraknya premanisme di pasar Modern BSD.

“Adanya kerja sama antara preman dan petugas itulah yang memberatkan para pedagang, seharusnya ini menjadi tanggungjawab semua pihak,” tutupnya.

(Larasati)

Check Also

Ayo Dong Besok Kerja, PNS Bolos Kena Sangsi Lho

Jakarta, sketsindonews – Besok hari Kamis 21 Juni 2018 menjadi hari pertama kerja bagi para …

Watch Dragon ball super