Back

Media Terpercaya

PSBB di DKI Jakarta Ambyar, Pelaku Ekonomi Kecil Uber Target Jelang Hari Raya

Jakarta, sketsindonews – PSBB mulai terasa ambyar di Provinsi DKI Jakarta bagaimana tidak jelang lebaran ekonomi kecil seperti PKL kembali menggeliat di pelosok jalan titik keramaian.

“Sementara toko besar seperti pasar baru, Tanah Abang, komoditi baju muslim, perkantoran dan komoditi industri menengah tutup oleh aturan psbb, bagaimana ini,” ujar Rico seorang warga Jakarta, Rabu (13/5/20).

Disktiminatif padahal secara ekonomi toko – toko dengan pegawai alami nasib apakah Hari Raya dapat mengenyam THR dari separuh gaji pokok sejak 2 bulan lalu penutupan dilakukan setelah ada kebijakan PSBB.

“Sepertinya tak terhindarkan bagi para PKL dan penjual takjil dadakan untuk memburu rupiah jelang hari Raya Idul Fitri 1441 H tanpa aturan PSBB,” papar Rico.

“Bila dikaji ulang semakin hari PSBB di Jakarta tak lagi ketat bila dibandingkan pertama kali diberlakukan dimana warga taat akan aturan social distancing, stay home menjadi solusi untuk menghambat penyebaran Covid – 19 dengan menutup titik simpul keramaian dilakukan pembatasan,” tukassnya.

Pasalnya, masih banyak orang yang lalu lalang di jalanan. Sebagian besar warga juga masih beraktivitas seperti biasa, tanpa masker seolah tak ada wabah yang sedang mengintai mereka.

“Masyarakat dianggap belum tahu secara jelas apa yang harus dilakukan selama aturan PSBB diberlakukan. Salah satu kritik tak optimalnya PSBB di Jakarta karena sejumlah petugas dalam menegakan menerapan standar operasional dengan ketegasan dari pelanggaran sangsi bagi giat ekonomi kumpulkan massa tak ada tindakan,” tutup Rico

(Nanorame)

About the Author /

Pimpinan Perusahaan SketsIndo Juni 2016.