Home / Berita / Ramai Pungutan Uang Perpisahan Di Sekolah Dasar
Surat pernyataan di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 04 pagi Cakung Timur, Jakarta Timur. (Dok. sketsindonews.com)

Ramai Pungutan Uang Perpisahan Di Sekolah Dasar

Jakarta, sketsindonews – Beredarnya isu terkait adanya pungutan di Sekolah Dasar (SD) dengan alasan untuk kegiatan perpisahan Kelas VI, serta untuk memberikan cindera mata kepada pihak sekolah resahkan orang tua murid.

Pasalnya nominal yang ditentukan cukup memberatkan dan tidak melalui keputusan bersama. “Kita tidak tau kapan rapatnya, tau-tau kita dimintai uang, awalnya 400rb, tapi sekarang jadi 250rb,” ungkap salah satu orang tua murid beberapa waktu silam.

Ibu yang enggan namanya dicantumkan ini, mengatakan bahwa turunnya nominal tersebut terjadi setelah sempat ada penolakan. “Kalau ucapan terimakasih ke guru ya biar kita masing-masing aja, tapi ko seperti ini, dan kalau mau bikin perpisahan ya kita harus jelas seperti apa,” ujar ibu yang saat ini anaknya duduk di kelas 6 SD.

Dalam penelusuran sketsindonews.com, setidaknya ada 3 sekolah yang terdapat pungutan dengan alasan perpisahan sekolah dan untuk guru, semua pungutan tersebut dilakukan oleh perwakilan orang tua murid yang secara sepihak membentuk panitia dan menentukan nominal.

Seperti SDN 04 Pagi, Cakung Timur sebesar Rp. 250.000,- ; lalu SDN 02 Ujung Menteng sebesar Rp. 200.000,- ; lalu SD 07 Pagi Pondok Kopi sebesar Rp. 150.000,- untuk kelas A dan Rp. 200.000 untuk kelas B.

Sementara salah satu guru di SD Negeri Cakung Timur 04 pagi, Resta Samosir menegaskan bahwa pihak sekolah tidak pernah memungut biaya apapun.

Guru yang merupakan Wali Kelas, kelas VI ini bahkan menceritakan, saat ramai terkait adanya pungutan, pihaknya segera meminta orang tua murid untuk membuat pernyataan.

“Pihak sekolah meminta orang tua murid untuk membuat pernyataan bahwa pihak sekolah tidak pernah memungut apapun sampai bikin surat pernyataan pakai materai,” paparnya, saat ditemui di Sekolah, Selasa (24/4).

Dilanjutkan, jika ada pungutan diluar sekolah, pihaknya tidak mengetahui, karena tidak pernah ada laporan.

“Itu urusan mereka tapi pihak sekolah tidak pernah memungut apapun, Kita juga tidak mau ada pungutan apapun di luar,” katanya.

Berikut surat pernyataan yang dibuat di SDN 04 Cakung Timur.

Dengan ini menyatakan bahwa saya wali murid dan murid SDN Cakung Timur 04 Pagi tidak melakukan pungutab dan tidak menerima pungutan ataupun melakukan penggalangan dana dalam bentuk apapun.

Apabila saya melakukan hal tersebut di atas saya bersedia dituntut Dan apabila saya menyatakan hal-hal yang tidak benar tentang SDN Cakung Timur 04 Pagi saya bersedia dituntut sampai kemanapun.

Demikian surat pernyataan ini saya buat dengan sebenar-benarnya tanpa ada paksaan dari pihak manapun.

(Eky)

Check Also

Ayo Dong Besok Kerja, PNS Bolos Kena Sangsi Lho

Jakarta, sketsindonews – Besok hari Kamis 21 Juni 2018 menjadi hari pertama kerja bagi para …

Watch Dragon ball super