Rampak Sarinah Jakarta Menghadiri RDP di Komisi X DPR RI : Kebaya Sebagai Warisan Dunia Tak Benda – UNESCO

oleh
oleh

Jakarta, sketsindonews – Rampak Sarinah Jakarta sebagai anggota Timnas Pendaftaran Kebaya ke UNESCO dan sebelas Komunitas Kebaya lainnya menghadiri Rapat Dengar Pendapat Komisi X DPR-RI pada Hari Rabu (16/11/22). Rapat juga dihadiri oleh Dirjen Kebudayaan Kemendikbudristek RI, Sekjen Kementerian Luar Negeri RI, Deputi Bidang Koordinasi Revolusi Mental, Pemajuan Kebudayaan dan Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenko PMK dan Direktur Perwakilan UNESCO di Indonesia.

Pada Rapat Dengar Pendapat ini terdapat pemaparan umum dari para Narasumber terkait Pendaftaran Kebaya sebagai Warisan Budaya Dunia ke UNESCO secara single nomination. Menurut Dirjen Kebudayaan Kementerian Pendidikan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Hilmar Farid, secara definisi Warisan Budaya Tak Benda yang terdapat pada Konvensi UNESCO 2003, Kebaya lolos karena memiliki instrumen-instrumen yang selaras.

“Kebaya tidak memberikan diskriminasi terhadap komunitas lain. Dia juga tidak mengganggu kelestarian hidup, tidak mengganggu Hak Asasi Manusia dan semua persyaratan lain. Hal ini kita perhatikan bisa meloloskan kebaya.” paparnya.

Rampak Sarinah, yang berdiri sejak 2017 dan menggunakan kebaya berkutubaru sebagai seragam organisasi, memberikan dorongan kepada Pemerintah untuk memperkuat pendaftaran Kebaya ke UNESCO secara single nomination dan bukan joint nomination.

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.