Home / Berita / Relawan NKRI: Indonesia Adalah Harapan Dunia Untuk Ciptakan Tatanan Dunia Yang Damai

Relawan NKRI: Indonesia Adalah Harapan Dunia Untuk Ciptakan Tatanan Dunia Yang Damai

Jakarta, sketsindonews – Di tengah-tengah ituasi politik nasional yang belakangan ini gaduh dan cenderung mengarah kepada terkoyaknya sendi-sendi kebangsaan, teryata masih banyak masyarakat yang terjaga dan terpanggil untuk berdiri di sini, untuk menjaga Ibu Pertiwi. Hal tersebut diutarakan oleh Ketua Pelaksana Deklarasi Kebangsaan Relawan NKRI, Hendrik Sirait dalam pidatonya, saat mengadakan Deklarasi di Tugu Proklamasi, Jakarta, Sabtu (12/11).

Baca: Kemerdekaan Terancam Eksistensinya, Besok Relawan NKRI Akan Deklarasi

“Sudah 71 tahun lamanya, Negara Kesatuan Republik Indonesia telah berdiri dengan kokoh. Bukan sedikit cobaan yang kita hadapi sebagai sebuah bangsa yang besar, yang didirikan oleh orang-orang yang berjiwa besar dengan pandangan yang jauh ke depan. Kita telah mengalami Revolusi Kemerdekaan, kita telah melewati luka sejarah di tahun 65 dan kita juga telah melalui Kerusuhan 98 yang diikuti oleh Era Reformasi sejak tahun 99,” ujarnya.

Meskipun melewati hari-hari kelabu, menurutnya namun hingga hari ini, Negara Kesatuan Republik Indonesia, sekali masih tetap berdiri kokoh dan akan terus demikian hingga mencapai cita-cita Konstitusi yaitu masyarakat yang adil dan makmur.

Dijelaskannya juga bahwa bukan kebetulan jika Negeri ini dibangun dengan darah dan air mata dari para pejuang dari seantero Nusantara. Dari Aceh hingga Papua. Semua memiliki saham yang besar dan sama-sama berharga.

“Oleh karena itu, pembangunan yang dijalankan oleh pemerintah harus dirasakan oleh semua. Bukan hanya bagi mereka yang di Jawa, tapi juga di luar Jawa. Bukan Jawa-Sentris tapi Indonesia-Sentris,” himbaunya.

Hendrik juga menyinggung kejadian yang terjadi di Indonesia belakangan ini, ia melihat bahwa nafsu atas kekuasaan telah begitu menguasai sejumlah aktor politik di tanah air, sehingga tega untuk menggunakan isu-isu agama untuk mengoyak persatuan dan kesatuan yang telah puluhan tahun oleh rakyat Indonesia jaga keutuhannya ini.

“Para aktor-aktor politik itu dibutakan mata batinnya sehingga tidak mampu melihat ancaman kehancuran bangsa jika membiarkan nafsu kekuasaannya itu benar-benar diwujudkan,” ucapnya.

Ditambahkannya bahwa Indonesia adalah harapan dunia untuk menciptakan tatanan dunia baru yang damai, yang tidak mempertentangkan Islam dan demokrasi, demokrasi dan kemajuan, serta kemajuan dan nilai-nilai kearifan lokal dari berbagai suku-bangsa di Nusantara.

“Kita punya potensi dan bisa menjadi penentu bagi sebuah tata dunia yang lebih baik dan adil. Namun semua itu bisa hilang, jika kita membiarkan “nafsu atas kekuasaan belaka” merajalela dan mengambil-alih kepemimpinan negeri ini,” ingatnya.

Dia kembali menegaskan bahwa Kehadiran masyarakat pada deklarasi tersebut memberikan bukti bahwa kebangsaan belum luntur dan akan terus terjaga manakala angkara murka hendak menggantikan kesucian perjuangan para pemimpin yang berjiwa besar.

Lebih jauh dinyatakan bahwa NKRI akan tetap berdiri abadi dan semakin maju, “karena kita akan terus menciptakan para pemimpin yang berjiwa besar dengan cita-cita yang luhur dan juga besar,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Hendrik mengajak relawan yang hadir untuk membangkitkan lagi semangat kebangsaan yang mungkin sempat meredup di tengah-tengah masyarakat.

“Kita bangkitkan kembali jiwa merah-putih yang akan terus berkibar dengan gagah sepanjang masa. Mari kita nyatakan ikrar kesetiaan Kebangsaan kita pada hari ini, di tempat yang sangat bersejarah ini. Semoga Tuhan memberkati upaya kita semua. Merdeka, Merdeka, Merdeka!,” tandas Hendrik. (Eky)

Check Also

Tinjau Makassar New Port, Menhub Minta Pelindo IV Tingkatkan Layanan

Makassar, sketsindonews – Pertumbuhan angkutan barang di Makassar, Sulawesi Selatan terus mengalami peningkatan pesat dari …

Watch Dragon ball super