Home / Artikel / Rusun Dakota Kebon Kosong Tolak Revitalisasi Perumnas

Rusun Dakota Kebon Kosong Tolak Revitalisasi Perumnas

Jakarta, sketsindonews – Sosialisasi yang dilakukan Perum Perumnas terkait rencana revitalisasi rusunami Dakota Kelurahan Kebon Kosong Kemayoran ditolak warga pemilik dan penyewa rusun, tadi malam (5-04-2017).

Pasalnya, sosialisasi yang dilakukan pihak perumnas dalam tanggapan warga rusun RW 011 Kelurahan Kebon Kosong atas tanggapan wargaitu terlalu cepat dan wargapun menjadi kaget tiba tiba harus menyetujui revitalisasi rusun.

Dalam keterangan yang disampaikan direktur bidang hukum dan pertanahan Hery Irwanto menjelaskan, hunian vertikal revitalisasi akan dibangun sebanyak 32 lantai dengan 5 tower blok C dibangun di lahan A1-A3, walaupun tahapan itu sementara hanya 3 tower.

Rencananya warga akan di realokasi di rusun lain di Pademangan bila ada kesepakatan dan kesepahaman dalam sosialisasi, ujarnya.

Sebab sudah 20 tahun rusun ini harus diperbaiki kelayakan sesuai dengan UU perumahan. Ini sesuai Perpres yang sudah di keluarkan oleh Presiden dalam pencanangan 1.000 tower pertahun Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Pihak perumnas menjamin pemindahan peningkatan kwalitas itu menjamin warga dengan aspek kemudahan fasilitas yang tidak berkurang, diantaranya ;

Pertama, apabila rencana pengosongan rusun warga rumah kosong harus di gantikan yang baru dan harus disewakan di tempat realokasi.

Kedua, para pemilik rusun yang sah akan diganti rusun baru dengan luasan yang tidak kurang dari type semula mereka menempati sesuai luasnya (type).

Ketiga, para pemilik rusun yang baru nantinya tidak akan akan dikenakan biaya apapun dalam proses itu.

Namun suasana semakin memanas saat dialog terjadi antar warga rusun dengan pihak perumnas dimana dalam penjelasan semuaya warga menolak di duga tahapan sosialisasi telalu memaksakan kehendak, dimana tanggal 21 April 2017 pencanangkan “Ground Breaking” akan dilakukan di lokasi rusun Dakota, terang Deni (42) warga Rusun.

Deni menjelaskan, penolakan itu karena pertimbangan tahapan kesepakatan dan kesepahaman belum ada secara pesetujuan oleh warga terkait dampak sosial dan ekonomi warga rusun yang akan di pindahkan nantinya.

“Proses itu cacat hukum karena pihak perumnas pun tak berani mencatat dan membacakan hasil notulen setelah pembubaran penolakan warga terjadi”.

Hari ini tak ada kesepakatan dalam sosialisasi yang dicatat warga dari 60 % warga menolak revitalisasi maka akan ditunda sesuai dengan proses itu berjalan dengan mekanisme, sesui dengan penjelasan kesepakatan kesepahaman warga, tambah Deni.

Sementara pengamat Perkotaan dan Tata Ruang Yayat Suriyatna yang turut hadir menyatakan, wajar saja kalo warga menolak dan tergaget atas sosialisasi ini karena pertimbangan penggalangan massa secara pysicologis tidak dilakukan pihak perumnas, tukasnya.

Yang terpentimg dari perpres yang di limpahkan kepada perum perumnas harus dikaji ulang terkait mekanisme serta proses sehingga warga memahami betul revitalisasi rusun.

Penundaan merupakan langkah yang sepatutnya diadakan dialog yang intensif dengan meminta secara sadar warga akhirnya mau memahami realokasi.

Tambah Yayat, revitalisasi kawasan merupakan konsep Jakarta dan masuknya MRT nantinya sebenarnya menguntungkan warga rusun dan sekitarnya.

Namun demikian itu tidak bisa diambil cepat keputusan oleh pihak perumnas sebelum adanya warga mengerti perubahan tata ruang dan peruntukan kualitas kawasan, tutup Yayat.

Sementara Camat Kemayoran Herry Purnama yang di dampingi Lurah Kebon Kosong Sigit Dwi Haryono menyatakan, wajar saja kalo ada penolakan oleh warga terhadap revitalisasi rusun karena lemahnya sosialisasi pertama kali.

“Ini perlu proses bagi pemahaman semua pihak, untuk warga tidak membuat panik. Karena persoalan bukan pada realokasi saja tetapi pendekatan intensif sangat diperlukan,” ujarnya.

“Dampaknya perlu dipikirkan pihak perumnas terhadap warga kami, tekait realokasi, pendataan, bahkan efek sosial lainnya secara utuh pihak perumnas melihatnya,” tandasnya.

Reporter : nanorame

Check Also

Calon Kuat Peganti Sandiaga, M Taufik Menguat Sebagai Wagub DKI

Jakarta, sketsindonews – Para Aktifis Jakarta telah menduga pertarungan di DPRD DKI peganti Wagub Sandiaga …

Watch Dragon ball super