Home / Artikel / Selesai Pasar Nangka, Pedagang Batu Ceper II Layangkan Surat ke Pemkot Minta Ijin Operasi

Selesai Pasar Nangka, Pedagang Batu Ceper II Layangkan Surat ke Pemkot Minta Ijin Operasi

Jakarta, sketsindonews – Realokasi penempatan pedagang Ex. JP 30 Pasar Nangka Bungur Kelurahan Utan Panjang, Kecamatan Kemayoran di perkirakan selesai , ungkap Kasudin UMKM Kota Jakarta Pusat Bangun Richard kepada sketsindonews.com Selasa siang (20/9).

Menurutnya, mereka sudah ditempatkan di Lokbin Pasar Cempaka Sari sebanyak 23 pedagang hasil dari pengocokan penempatan pedagang.

“Ada 60 space, rincian 35 basah dan 25 kering bagi mereka yang ber KTP DKI,” tukas Bangun.

Sementara Pasar Jaya Nangka Bungur sendiri mencapai 50 space kios diantaranya 45 untuk kios basah, dan 5 space kios kering. Jadi sudah tak ada masalah, untuk pedagang.

“Persoalan pedagang dari jumlah 133 pedagang keselurahannya, ber KTP DKI saja, yang mempunyai kios sampai 7 sudah kita selesaikan pula, untuk tak ada kepemilikan ganda bagi satu pemilik,” ujarnya.

Menyinggung persoalan pedagang Batu Ceper Gambir meminta ijin kembali beroperasi. Dijelaskan bahwa mereka berjumlah 16 kios pedagang yang terletak Jalan Batu Ceper II Kelurahan Kebon Kelapa Kecamatan Gambir telah di bongkar akibat normalisasi saluran.

Kata Bangun, mereka minta kembali ijin untuk beraktifitas berdagang, alasan mereka warga sekitar.

“Surat itu sudah kami terima, tapi kami masih menunggu perintah Walikota Jakarta Pusat, apakah itu boleh di fungsikan kembali atau tidak,” ungkapnya.

Menurutnya ijin boleh tidaknya operasional pedagang menggunakan fungsi lokasi PKL, sesuai dengan Pergub yang baru, sudah menjadi keputusan Walikota dalam menentukan dimana area jalur pendestrian, diatas saluran di gunakan untuk berdagang. Bukan lagi pada Sudin UMKM, kalo Walikota boleh yah, tentunya UMKM tinggal melaksanakannya, termasuk juga usulan dari Camat setempat.

“Sudin UMKM kini hanya membina sesuai dengan SK Walikota sebanyak 48 JP di Kota Administrasi Jakarta Pusat sesuai dengan usulan wilayah,” tutup Bangun (Nr)

Check Also

Kisruh : Dinas UMKM DKI Hambat Kemajuan Kosti Jaya

Jakarta, sketsindonews – Manajemen perusahaan angkutan taksi Kosti Jaya merasa dirugikan dan diperlakukan tidak adil …

Watch Dragon ball super