Home / Berita / Metropolitan / Sembilan OPD di Pamekasan Manfaatkan DBHCHT Rp 64,5 Miliar

Sembilan OPD di Pamekasan Manfaatkan DBHCHT Rp 64,5 Miliar

Pamekasan, sketsindonews – Sembilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Pamekasan, Jawa Timur, memanfaatkan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) senilai Rp 64,5 miliar di tahun 2021.

Kesembilan OPD tersebut di antaranya adalah Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Ketenagakerjaan (DPMPTSP-Naker), Dinas Komunikasi dan informatika (Diskominfo), dan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP).

Kemudian Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), RSUD Waru dan Bagian Perekonomian Sekkab Pamekasan.

Kepala Bagian Perekonomian Sekkab Pamekasan Sri Puja Astutik mengatakan, sasaran pengelola DBHCHT tersebut mengacu pada Peraturan Menteri Keuangan Nomor 206/PMK.07/2020 tentang Penggunaan, Pemantauan, dan Evaluasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau.

Menurut Sri, peruntukan DBHCHT tersebut diprioritaskan untuk pemulihan ekonomi masyarakat di tengah pandemi Covid-19. Berharap dari hal tersebut, DBHCHT benar-benar dapat dirasakan manfaatnya kepada masyarakat.

“Alokasi anggaran DBHCHT ini diharapkan bisa terserap secara maksimal dan manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat, sesuai dengan peruntukan yang telah ditetapkan oleh pemerintah yaitu pada saat pandemi ini prioritas bidang kesehatan dan pemulihan ekonomi masyarakat,” kata Sri, Rabu (23/6/21).

Sri menjelaskan, alokasi DBHCHT ini penggunaannya menyasar terhadap tiga program. Pertama, untuk program bidang kesehatan 25 persen, kedua untuk bidang kesejahteraan masyarakat 50 persen yang dibagi 15 persen untuk peningkatan kualitas bahan baku serta pelatihan-pelatihan 35 persennya untuk bantuan langsung tunai (BLT), dan ketiga untuk bidang penegakan hukum sebesar 25 persen.

“Dengan rincian, untuk bidang kesehatan dikucurkan ke Dinkes dan RSUD Waru. Untuk peningkatan kualitas bahan baku ada di DKPP sedangkan pelatihan pada DPMPTSP-Naker. Sementara untuk bantuan langsung tunai oleh Bagian Perekonomian Pemkab Pamekasan, sesuai dengan juklak dan juknis yang telah ditentukan dalam Permenkeu,” ujarnya. (nru/yht)

Check Also

Polda Banten Siapkan Dapur Umum Bagi Warga Terdampak Gempa

Pandeglang, sketsindonews – Polda Banten mendirikan dapur umum dan tenda pengungsi bagi korban gempa yang …

Watch Dragon ball super