Home / Artikel / Sky Bridge Gantikan Cara Lama Kompleksitas Masalah Kawasan Tanah Abang

Sky Bridge Gantikan Cara Lama Kompleksitas Masalah Kawasan Tanah Abang

Jakarta – sketsindonews – Penataan Kawasan Tanah Abang dalam segala kompleksitasnya hingga saat ini tak pernah tuntas terkait restrukrisasi persoalan dari mulai parkir liar, kemacetan, PKL liar, dan ekspedisi menyalahi tonase di trotoar.

Sementara Pemerintah Kota Jakarta Pusat tampaknya belum mau ambil pusing untuk mencari solusi yang kompeksitas pedagang yang berada di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Termasuk tingkat provinsi Satpol PP pun hingga saat ini hanya pada penertiban yang hasilnya tidak maksimal yang hanya sifatnya “show forces”.

Kawasan Tanah Abang tersebut menjadi strategis karena berada di dekat stasiun Tanah Abang serta pusat perbelanjaan grosir terbesar di Indonesia.

Sehingga menjadikan kawasan Tanah Abang magnet bagi para PKL untuk meraup rejeki meski harus rela kucing-kucingan dengan petugas satpol PP.

Wali Kota Jakarta Pusat Mangara Pardede di sela rapim tingkat kota mengatakan, bahwa pihaknya masih memakai cara-cara lama untuk mengatasi PKL liar di sana.

“Yakni dengan cara penjagaan dan penertiban yang tidak terhitung lagi jumlah operasi penertiban yang dilakukan untuk “menumpas” PKL di Tanah Abang.”

Tapi, jumlah PKL bukannya makin berkurang justru makin bertambah, terlebih menjelang bulan puasa saat ini.

Tentu saja, solusi tidak hanya mentok pada dua cara lama tadi. Mangara mengatakan bahwa pihaknya sedang menggulirkan agenda untuk membangun skybridge, yakni jembatan yang menghubungkan Gedung Blok G Tanah Abang dengan Stasiun Tanah Abang.

Dengan adanya jembatan tersebut, Mangara percaya bahwa PKL-PKL liar tersebut dapat direlokasi ke Blok G, daripada mereka terus diusir yang pada akhirnya mereka akan kembali lagi.

Masalahnya, sampai saat ini Blok G masih belum layak pakai karena sepi pengunjung. Karena itu, Mangara mengatakan bahwa sebelum skybridge dibangun, maka Gedung Blok G harus direvitalisasi terlebih dulu agar layak ditempati oleh para PKL dan dapat menarik minat masyarakat untuk berkunjung ke sana.

“Gubernur DKI Jakarta sudah meminta Perusahaan Daerah (PD) Pasar Jaya untuk segera merencanakan pembangunannya. Diharapkan dengan adanya jembatan itu orang-orang yang baru turn dari KRL di stasiun bisa mampir ke Blok G,” imbuhnya.
reporter : nanorame

Check Also

Pemuda Kurus Kerap Bikin Ulah, Polisi Tembak Kaki si Pelaku

Medan, sketsindonews – Meski masih tergolong muda namun pemuda kurus jangkung bernama Muhammad Jefri (21) …

Watch Dragon ball super