Back

Media Terpercaya

Talk Show : Kembalikan Air Kami, Warga Tuntut Hak

Jakarta,sketsindonews – Forum Warga Kelurahan Kebon Kosong Kecamatan Kemayoran Jakarta Pusat yang dihadiri warga mengadakan Talk Show di jalan dengan tema “Kembalikan Air Kami” yang selama ini menjadi topik permasalahan air bersih di wilayah tersebut, tadi malam. (18-03-2017).

Sebelumnya Forum itu dibentuk sebagai ajang komunikasi antara warga yang selama ini tuntutan pipanisasi yang di janjikan PT. Multikon terhadap dampak pembangunan proyek “Citra Tower” belum dapat direalisasikan langsung kepihak warga yang terkena dampak.

doc.sketsindonews.com

Dalam acara Talk Show yang dipandu nanorame di hadirkan beberapa pembicara yang terwakilili, diantaranya H. Kharis Riswanto (tokoh masyarakat lingkungan), Sujadiono, SH (legal advokasi warga sekaligus Ketua Forum Warga, Lurah Kebon Kosong Sigit Dwi Haryono (SDA) yang mewakili pemerintah, serta 2 Ketua RW masing Sudarmaji dan Ache.

Dalam topik pembahasan talk show terkuak ” Bongkar” lyric lagu Iwan Fals menjadi iringan puisi Joko Edan menjadi penyemangat pembahasan topik.

Warga meminta hak krisis air bersih dari dampak lingkungan pembangunan wilayah Kemayoran terhadap penyimpangan pengelola HPL. Selain persoalan hak-hak lainnya yang kini menjadi issu penting keterbelakangan pembangunan sosial di bandingkan wilayah lain di Jakarta Pusat.

H.Kharis Riswanto menyatakan dalam dialog, dirinya selaku warga untuk pihak pemerintah mengkaji persoalan HPL yang selama ini telah menderitakan warga Kebon Kosong Kemayoran, jelasnya

Hanya gara – gara HPL status quo hak atas asasi dasar kehidupan warga Kebon Kosong menjadi terbelengu, serta polemik sosial lingkungan dengan pembangunan PPKK yang tidak punya konsep jelas, terangnya.

Mana itu RTH, Show Cast Kota, gedung dan lokal penduduk yang masih menjadi hak bagi warga, tak terpikirkan oleh PPKK.

Pembicara lain Lurah Kebon Kosong Sigit Dwi Haryono menegaskan kepada peserta talk show, dirinya selaku pemerintah terus berupaya menyelesaikan kesulitan warga maupun hasil pembangunan yang diterapkan pemprov untuk dapat dinikmati dengan berbagai kekurangan terhadap lingkaran claim HPL, tegasnya.

Lanjut Sigit. “Warga dan pemerintah untuk tetap mencari formulasi ataupun celah untuk menjadi masukan pemda DKI melakukan persoalan wilayah baik sosial, ekonomi, dan kesehatan.

Krisis air salah satunya untuk dapat diselesaikan secara cepat, akurat, prosedure, dan pihak yang merugikan mau memahami apa itu tuntutan warga yang diangkat dalam tema ini, papar Sigit.

Sementara Supardiono,SH alias Chillan, dirinya akan terus berjuang bagi warga Kebon Kosong untuk mrndapatkan haknya. Kini Forum Warga yang sebelumnha di RW 06 kini telah meluas sekelurahan Kebon Kosong menjadi kekuatan dalam mendukung reformasi wilayah yang sudah dikriminlisasi oleh kebijakan sepihak, ujarnya.

Kami yakin pemprov DKI akan tahu dari komunikasi yang kami bangun dalam menerapkan sistem penyelenggaraan pemerataan pembangunan, bukan saja krisis air tapi mendukung warga Kebon Kosong setara terjadap pembangunan Jakarta yang sejahtera, tukasnya.

reporter : nanorame

About the Author /

Pimpinan Redaksi SketsIndo Juni 2016.