Home / Artikel / Terjaring 11 Wanita Mangkal di Kemayoran, 200 Botol Miras Hasil Razia Ramadhan 1439 H

Terjaring 11 Wanita Mangkal di Kemayoran, 200 Botol Miras Hasil Razia Ramadhan 1439 H

Jakarta, sketsindonews – Operasi razia gabungan tiga pilar plus PPKK (Pusat Pengelola Komplek Kemayoran) yang meliputi kawasan jalan Benyamin Sueb Kemayoran tak main – main dan pandang bulu, alhasil dalam operasi bulan Ramadhan berhasil menjerat beberapa wanita malam yang kerap mangkal di cafe tenda miras.

Diantaranya 11 wanita dan 3 pria yang kerap memback up keberadaan wanita langsung diciduk petugas yang berpura – pura menjadi pelanggan, selain petugas gabungan langsung menyergap beberapa titik mangkalnya wanita malam.

Pak lepasin saya dong, kunci anak saya sampe saya bawa, bagaimana anak saya pak, ujar Surti.

Tidak dibawa kedoya kan. mana mo lebaran pak. Tidak dikuring kan pak,  ratapnya

Menurut Kapoksek Kemayoran Kompol Saeful Anwar saat operasi menyatakan,
mereka berhasil kita amankan, mengingat hal ini bulan Ramadhan, kawasan Kemayoran seharuanya sudah tidak ada lagi hal – hal penyakit masyarakat, ungkapnya

operasi.miras.pmks.kemayoran.doc

3 pilar dan PPKK nantinya akan rutin melaksanakan operasi kawasan, ini untuk di laksanakan secara baik, bukan hanya main – main dalam memberikan kenyamanan warga lingkungan hingga menciptakan jalan Benyamin Sueb menjadi steril baik dari miras dan wanita malam mangkal.(1/6)

“Tak ada back up back up an, semuanya kita angkut untuk di proses sampai ke Taman Kedoya (Dinasos) yang nantinya membina hasil razia ini,'” tandas Saeful.

Barata Hadikusomo Divisi Hukum dan Pengamanan Pusat Komplek Kemayoran (PPPK) menjelaskan, bahwa kegiatan ini nantinya akan terus kita lakukan bersama 3 pilar, mengingat kawasan ini harus lebih baik dalam penataan lingkungan, pungkasnya.

Bahkan pelintasan Benyamin Sueb untuk tidak kumuh apalagi terkesan menjadi daerah mangkalnya wanita malam, kami berharap tidak ada perlindungan atas nama masyarakat dalam membangun visi kemayoran yang lebih baik.

Barata mengakui, dirinya baru menjabat di PPKK sehingga banyak persoalan yang ada dalam isu negatif internal terkait adanya oknum yanng bermain dalam aspek penataan lingkungan, sehingga kita masih melihat kawasan Kemayoran belum baik, tuturnya.

Operasi Razia Ramadhan 1439

Camat Kemayoran Herry Purnama yang di dampangi Kasagaspol PP Kemayoran J. Sihole usai operasi razia menjelaskan, ini operasi 2 sasaran bukan hanya para wanita mangkal, melainkan miras illegal pun kita lakukan razia seiring kerjasama dengan pihak PPKK karena berada di lokasi yang harus steril, tukasnya

“Kita tahu bersama kami sedang manata kawasan lintasan titik dalam menghadapi Asian Games 2018, itu menjadi sangat vital bagi suksesnya perhelatan even olahraga terbesar Asia.”

Tak ada lagi kumuh, apalagi Kemayoran yang religius menjadi kumpulnya para santri sehingga perlu dorongan semua pihak bukan hanya 3 pilar, tapi peran masyarakat juga sangat diperlukan dalam menyikat habis penyakit masyarakat.

Sambung Herry, begitu pula pihak PPKK untuk tidak lepas dalam menyikapi penataan bersama pemerintah untuk terus koordinasi secara bersama membangun kemayoran yang lebih baik, ucap Herry.

Tercatat dalam razia ini sebanyak 13 wanita PMKS (3 pria) dan miras kurang lebih 200 botol dengan jenis berbeda kita amankan dari para penjual cafe dan pedagang miras illegal.

Operasi gabungan yang terdiri para Satpol PP, Polri TNI, Dishub Kecamatan, dan anggota FKDM sampai saat ini berjalan dengan kondusif.

Hakekatnya ini salah satu operasi kejut untuk sebagai therapy para pelanggar perda untuk tidak lagi melakukan hal yang sama, tegas Herry.

reporter : nanorame

Check Also

Kalahkan Kejahatan Dengan Kasih Tuhan

Roma 12: 9-21 Renungan, sketsindonews – Kasih ini mesti dimulai dari dalam dulu, karena, tidak …

Watch Dragon ball super