Back

Media Terpercaya

Terkait Wajib Lapor Tamu Penerapan Penerimaan Tamu Kaku

Jakarta, sketsindonews – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati), Jakarta Dr Asri Agung Putra meminta agar setiap tamu yang berurusan dengan pihak Kejaksaan untuk melapor ke pelayanan terpadu satu pintu alias PTSP tanpa terkecuali.

Hal tersebut menurut Asri Agung adalah keharusan dan aturan di Kejati Jakarta. “Sudah seharusnya demikian,” kata Asri Agung dalam mempertegas kebijakan yang diberlakukannya terkait dengan penerimaan tamu, Jumat (17/7/20) siang.

Faktanya tidak semua tamu dalam pantuan sketsindonews yang melapor ke PTSP. Ada juga tamu yang lolos untuk bertemu dengan pejabat tertentu di Kejati Jakarta tanpa harus melapor dan diberikan tanda pengenal tamu. Dan tamu tersebut dijemput starf pejabat tertentu untuk bertemu dengan pejabat dimaksud.

Hal tersebut juga bukan hanya disoal para tamu yang menunggu untuk bertemu dengan jaksa yang hendak ditemui. Selain itu juga disoal para staf terkait adanya perbedaan penerapan aturan dalam penerimaan tamu tersebut.

Ketika hal tersebut dipertanyakan kepada Asri Agung, dia meminta kepada wartawan untuk melaporkan kepadanya. Dengan tujuan agar mendapat sanksi. “Lapor saya,” tegas dia.

Untuk sekedar diketahui setiap tamu yang berkunjung ke Kejati DKI harus melapor ke PTSP sejak Kajati Jakarta dijabat oleh Warih Sadono.

Akan tetapi semenjak Kejati dijabat Asri Agung dan Kepala Tata Usaha (KaTU), R Bagus penerapan tersebut dilakukan secara kaku.

Sebab jika ada tamu “khusus” tanpa melapor PTSP, maka petugas PTSP dan juga petugas keamanam dalam atau Kamdal menjadi sasaran kemarahan dan makian. Tindakan KaTU juga menjadi bahan pembicaraan jaksa lain.

(Sofyan Hadi)

About the Author /

Pimpinan Perusahaan SketsIndo Juni 2016.