Home / Berita / Metropolitan / Tim Biru SDA DKI Minta Berlakukan Honor Lembur, Dukung Pak Anies Lakukan Kebijakan Kepedulian Kecukupan Hidup

Tim Biru SDA DKI Minta Berlakukan Honor Lembur, Dukung Pak Anies Lakukan Kebijakan Kepedulian Kecukupan Hidup

Jakarta, sketsindonews – Pasukan Biru Dinas Tata Air Provinsi DKI Jakarta dalam kondisi saat ini dan kedepan menjadi pilar dalam membangun kebersihan Kota selain antisipasi banjir dalam membentuk lancarnya fungsi irigasi baik kali dan sarana draenase lingkungan.

Itu sudah dibuktikan Tim biru secara fungsi lakukan penataan pembersihan ekstrem pada lingkungan baik penegerukan lumpur maupun pembersihan lumpur sedimemtasi berat pada gorong – gorong jalan di tengah kota.

“Namun seiring pandemi sejak 2 tahun lalu kami hanya mengandalkan honor sebesar 4, 270.000,- rupiah dan bentuk apresiasi lain dari Pemprov DKI tidak ada lagi sesuai tugas kami semakin meningkat selain penuh resiko,” pungkas Ridho (35) salah satu pekerja honor di Jakarta Pusat, Jumat (4/6/21).

“Dulu kami mendapat lembur dari waktu libur kerja selain penyelesaian tugas untuk tepat waktu sesuai dengan pelayanan publik hingga mencapai Rp. 800.000,- rupiah tidak termasuk honor rutinitas hingga saat ini belum naik,” ungkapnya.

Lemburan itu bagi kami sangat dibutuhkan karena tinggal di Jakarta dengan kebutuhan kos atau kontrak rumah dengan 2 anak menjadi sangat mepet terlebih piutang kridit motor bagi mobilitas sangat diperlukan hidup ditengah Kota sebagai transportasi paling efektif.

Temen – temen Tim biru SDA sangat mendukung langkah Gubernur Provinsi DKI Jakarta Anies Baswedan dengan melalui Dinas SDA untuk memberikan kembali kebijakan lemburan atau honor untuk ditinjau ulang, terlebih bulan Juni 2021 hingga 3 bulan mendatang diperkirakan cuaca ekstrem tahap II melanda Jakarta sehingga prioritas kita bagaimana menuntaskan antisipasi banjir serta TL masyarakat untuk dilakukan segera.

“Pak Anies perlu lakukan kebijakan populis pro rakyat terhadap peran kepedulian kecukupan hidup bagi warganya terlebih sesuai RPJMD Gubernur sesuai misi dan visi program Gubernur untuk dituntaskan dan lakukan antisipasi genangan dan banjir di wilayah DKI Jakarta,” ujarnya.

“Pekerjaan kami dinilai masyarakat juga sangat memaklumi walau itu sangat “danger” bukan hanya beresiko kematian tapi resiko ini sudah menjadi bagian pekerjaan dan kami Tim Biru bertekad untuk kemajuan Kota Jakarta sebagai Kota yang maju dan membahagiakan warganya,” jelas Ridho.

Sementara Aktivis Lingkungan Joko Sardjono ketika diminta pendapatnya mengatakan selama ini perlu diakui bahwa prioritas lingkungan pada Tim Biru SDA sangat ketergantungan terlebih wilayah Kebon Kosong Kecamatan Kemayoran sangat berat dalam Tata Kelola infrastruktur sungguh tidak sama dibanding wilayah lain.

“Tapi selama ini sungguh pihak SDA sangat baik dalam membantu problem masyarakat dan diakuinya itu sangat berat mengingat pengangkatan lumpur sejak tahun 2010 – 2021 peningkatan kualitas lingkungan semakin baik, walau belum maksimal terhadap penataan kurasan lumpur,” tuturnya.

Jadi wajar saja jika Tim Biru ada keluhan meminta lemburan dari perhatian Pemprov DKI seiring dinamika dan kebutuhan hidup semakin meningkat terlebih kondisi pandemi sangat berat bagi para Tim Biru SDA melakukan pelayanan maksimal pada kebutuhan lingkungan.

“Selama ini secara pribadi dan warga Kebon Kosong ucapkan banyak terima kasih kepada SKPD SDA yang telah banyak berkolaborasi membangun trust dimasyarakat sehingga optimisme warga semakin tumbuh kepada Tim Biru menjadi pilar pembangunan kota,” tutup Joko.

(Nanorame)

Check Also

Legalitas bright PLN Batam Dalam Membangun Objek Vital Nasional

Batam, sketsindonews – bright PLN Batam terus berupaya meningkatkan keandalan sistem kelistrikan melalui percepatan pembangunan …

Watch Dragon ball super