Home / Berita / TNI AD Terlibat Tumbuhkan Jiwa Nasionalisme Bagi Pemakai Gadget dan Medsos

TNI AD Terlibat Tumbuhkan Jiwa Nasionalisme Bagi Pemakai Gadget dan Medsos

Jakarta, sketsindonews – Dalam rangka membangkitkan rasa Nasionalisme dan menumbuhkan kecintaan pada tanah air bagi generasi muda, TNI AD berkolaborasi dengan Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) menggelar lomba dengan memanfaatkan gadget dan media sosial.

Ide-ide kreatif melalui lomba game online, Video Instagram dan Komik Instagram diharapkan mampu menjaring aspirasi pemuda dalam meningkatkan nasionalismenya dihadapkan pada jaman kekinian dengan memanfaatkan kemajuan teknologi secara positif.

Lomba yang mengusung tema “Milineal Nasionalism” dan sudah dimulai semenjak bulan Oktober 2017 serta ditutup tanggal 24 Nopember 2017 tersebut, diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda dan Hari Pahlawan.

Hasil kualifikasi lomba games online (Mobile Legend) yang sudah berlangsung 2 bulan mempertemukan team Saints Indo dan RRQ dipartai final. Grand final dilaksanakan secara head to head di Aula Jenderal Besar A.H Nasution Mabesad Jalan Veteran No 5 Jakarta Pusat, Sabtu (25/11).

Asisten teritorial (Aster) Kasad Brigjen TNI Supartodi dalam sambutan dalam acara grand final game online yang dibacakan oleh Waaster Kasad Brigjen TNI Dudung Abdurachman, S.E.,M.M menyampaikan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menyamakan presepsi TNI AD dengan generasi milenial tentang Isi dari pasal 27 ayat 3 UUD 1945 yaitu bahwa “Setiap warga Negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan Negara”.

Bentuk dari pembelaan Negara dapat diwujudkan dalam bentuk kreasi-kreasi dan inovasi yang dapat mendorong pengguna media sosial untuk memiliki sikap gotong-royong, kebersaman, rela berkorban dan pantang menyerah serta mengutamakan kesatuan diatas keberagaman dan perbedaan.

Dengan demikian generasi milenia memiliki kekebalan bangsa (immunity of nation) yang pada dasarnya adalah daya tangkal dan daya tahan yang dimiliki untuk menghadapi berbagai persoalan dalam komplek kesatuan bangsa serta kekebalan yang dimiliki bangsa Indonesia dalam mempertahankan keutuhan dan kedaulatan NKRI walaupun karakter tersebut tidak dapat dipisahkan telah menjadi anti virus yang menjaga kekebalan atau imunitas bangsa Indonesia.

“Namun harus jujur diakui bahwa pada dewasa ini nilai-nilai luhur tersebut semakin sulit ditemukan hal ini menjadi persoalan kita bersama dalam menyelesaikan tantangan yang ada,” ujar Aster Kasad dalam sambutan tertulisnya.

Ketua DPP AMPI Dito Ariotedjo dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan AMPI saat ini bertujuan untuk menumbuhkan semangat nasionalisme generasi mileneal.

“Tanpa melupakan sejarah dan didorong oleh pendahulu-pendahulu kita, AMPI akan selalu mendorong pemuda untuk selalu berani membuat perubahan demi tumbuhnya rasa nasionalisme dan kecintaan pemuda terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia,” harapnya.

Sementara itu hasil lomba game online di partai final dimenangkan oleh tim RRQ dengan skor 2-1 dan berhak mendapatkan piala dan uang pembinaan sebesar 10 juta rupiah. Untuk lomba Video Instagram (VLog) dimenangkan oleh Dida Warda dengan video berjudul “Nasionalisme Generasi Muda Berkarya Untuk Bangsa”. Juara kedua diraih oleh Luky Fitriani dengan video bertajuk “Kontribusi Untuk Negeri” dan posisi ketiga diraih oleh Adam Sulaiman dengan label “Pejuang Karya”.

Dalam lomba Komik Instagram karya cipta komik terbaik dimenangkan Ilham Prayoga dengan judul komik “Nasionalisme Jaman Now”. Posisi terbaik kedua diraih oleh Dwiky Abdillah dengan judul komik “Semangat Nasionalisme” dan posisi ketiga diraih Gani Suryo dengan judul komik “Superhero”.

Ayo Maju Pemuda Indonesia, tumbuhkan jiwa Nasionalismemu untuk bangsa. Ciptakan kreasimu demi kemajuan Indonesia. TNI AD akan selalu mendorong dan mendukungmu demi kemajuan bangsa dan Negara.

(Dispenad/ Edo)

Check Also

SBY WO Saat Deklarasi Kampanye Damai, Protes KPU Atribut Partai Dukungan

Jakarta, sketsindonews – Acara kampanye deklarasi pemilu damai yang di gelar KPU Nasional dalam rangka mendukung sukses penyelenggaraan pemilu Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meninggalkan lapangan Monas saat acara dimulai.

“Nggak ada, jangan lebay lah,” kata Budi di Monas, Jakarta Pusat, ujar Budi Arie Ketua Projo.

Pokoknya itu tidak benar Budi nyarakan, tidak ada provokasi dari pihaknya. Dia memastikan relawannya hanya melakukan deklarasi damai.

deklarasi.kampanye.damai.thamrin.doc

“Nggak ada provokasi, ini kan kampanye damai,” sebutnya.

Sebelumnya, SBY WO karena merasa diperlakukan tidak adil. SBY WO bersama Ani Yudhoyono, Agus Harimurti Yudhoyono, dan Edhie Baskoro Yudhoyono pergi di tengah acara.

 

Ada juga atribut partai pendukung pro-Jokowi yang diprotes SBY. Presiden RI ke-6 itu pun akan melayangkan protes resmi ke KPU.

“Ini dianggap ketidakadilan oleh Pak SBY,”

Karena merasa aturan tidak ditegakkan, SBY yang kebetulan bersama Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan kemudian meninggalkan acara. SBY akan melaporkan hal tersebut ke Bawaslu.

“Ini dianggap ketidakadilan oleh Pak SBY,” jelasnya

Sementara itu, Sekjen Partai Demokrat Hinca merasa pihak KPU telah melanggar aturan yang dibuat oleh lembaga itu sendiri. Yakni terkait tak adanya atribut partai yang dibawa saat acara deklarasi digelar.

“Partai Demokrat protes keras, Pak SBY juga turun dari barisan karena melihat banyak sekali aturan main yang tak disepakati,” kata Hinca.

SBY pun kemudian menitipkan Partai Demokrat dan Kader yang masih di lokasi kepada Hinca untuk dihandle hingga acara selesai berlangsung. Namun pihaknya belum sempat ikut tanda tangan deklarasi.

“Iya beliau pun langsung titip ke saya selaku Sekjen,” katanya.

Pantauan di lokasi memang ada sejumlah bendera parpol di acara deklarasi tersebut. Padahal menurut PD acara ini harusnya bebas atribut dari partai politik.(nr)

Terkait

Watch Dragon ball super