Home / Berita / Unjuk Rasa GoJek, Tuntut Performs Janji Perusahaan

Unjuk Rasa GoJek, Tuntut Performs Janji Perusahaan

Jakarta, sketsindonews –  Driver Gojek kerahkan Gojek Se-Jabodetabek dalam aksi damai, Senin (3/10). Mereka sudah mulai berkumpul di jalan Asia Afrika, Jakarta untuk selanjutnya menggelar unjuk rasa ke kantor pusat mereka di Kemang, Jakarta Selatan.

Baca: Hari ini, Driver Gojek Adakan Aksi Damai

Hingga pukul 09.45 WIB, ratusan massa Gojek sudah mulai datang di sekitar pukul Jalan Asia Afrika, Jakarta Pusat. Pengemudi Gojek ini terlihat seragam dengan mengenakan jaket berwarna hijau bertuliskan Gojek dan helm hijau. Terlihat beberapa pengemudi Gojek melakukan diskusi soal rencana aksi hari ini.

“Ini Aksi damai, kami menuntut seperti kemarin percent performa. kami adakan konvoi ke kantor pusat Gojek di Kemang,” ujar salah seorang profesi Gojek Teguh Andrianto.

Eko mengatakan aksi demonstrasi ini akan dimulai pada pukul 10.00 WIB pagi. Dari Jalan Asia Afrika, massa kemudian akan bergerak secara bersama-sama ke kantor pusat Gojek di Kemang, Jakarta Selatan.

“Titik pusatnya di Kemang dan semua akan datang dari berbagai wilayah lain dan setelahnya menuju ke Bundaran HI,” terangnya.

Massa berasal dari pengemudi Gojek se-Jabodetabek. “Nanti juga ada perwakilan dari Bandung. Sedang menuju ke sini,” ucapnya.

Demo Gojek terkiat soal perform percent yang menurut versi driver Go-Jek yakni jika mereka mendapat orderan mereka akan mendapat bonus sekian persen. Namun perform percent mereka akan berkurang drastis bila misalnya penumpang membatalkan perjalanan.

Driver Go-Jek menuntut 9 hal masalah terkait perform janji, yakni ;
Orderan fiktif, Toko tutup (GoFood/Go Mart/GoShop), Toko pindah (GoFood/Go Mart/GoShop), Pesanan yang dipesan tidak ada/habis lalu dicancel custome, (GoFood, GoMart, GoShop), Uang belanja tidak cukup (GoFood, GoMart, Goshop, Customer cancel karena penjemputan kejauhan (GoRide), Mengirim binatang (GoSent/GoKilat, Mengirim barang lebih muatan (GoSent/GoKilat) dan Menghapus performa 20 persen disuspend disepakati. (Nr)

Check Also

Fokus Survey KHL, Said Iqbal: Gubernur Tidak Harus Tunduk Pada PP 78/2015

Jakarta, sketsindonews – Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal kembali menegaskan, bahwa Gubernur …

Watch Dragon ball super