Home / Berita / Vaksin Lansia di Jakarta Pusat Perlu Formulasi Baru Targetkan Sasaran

Vaksin Lansia di Jakarta Pusat Perlu Formulasi Baru Targetkan Sasaran

Jakarta, sketsindonews – Target Vaksin Covid – 19 bagi lansia di Kota Administrasi hingga saat ini belum maksimal pencapaian target dari 91.336 jiwa untuk hingga bulan Maret 2021 harus tuntas.

Dalam pantauan sketsindonews.com hampir sebagian wilayah hanya kisaran 20 persen hingga jelang bulan Maret 2021, dimana kepersertaan vaksin lansia masih alami kendala dalam partisipasi aktif vaksin.

Di Wilayah Kecamatan Kemayoran target lansia mencapai 32 ribu lebih dan saat ini hanya capaian 20 persen hingga berita diturunkan pada akhir bulan Maret bisa kisaran capaian 50 persen.

“Itupun setelah pihak Kecamatan lakukan beberapa strategi jemput serta perluasan vaksin lokasi hingga 9 titik baik di sekokah, 6 Kelurahan titik (2 Kelurahan bergabung) serta puskesmas mengadakan vaksinasi tersendiri,” ungkap Camat Kemayoran Asep Mulyaman, disela vaksin, Senin (22/3/21).

“Kendala tentunya kita terus antisipasi memang diakui bagi vaksin lansia karena faktor keraguan para lansia terhadap vaksin masih ada rasa takut atau “enggan” mungkin perlu pemahaman dan edukasi pada lansia perlu proses,” ujarnya.

Padahal menurutnya, tenaga medis terus ditambahkan, misal peserta vaksin dari 156 vaksinasi lansia setiap saat pasti pula ada sekitar 5 – 10 persen tak layak untuk divaksin karena hasil pertimbangan medis pemeriksaan awal untuk tidak divaksin mungkin tensi darah tinggi atau faktor lain.

Walikota Jakarta Pusat Dhany Sukma pernah mengatakan bahwa target ini harus tercapai termasuk mengeluarkan jurus jitu jemput bola terhadap peserta vaksin di Kecamatan – Kecamatan untuk membuat sebuah strategy capaian target vaksin lansia untuk di kejar.

Termasuk menambah fasilitas serta model perluasan titik bagi vaksin lansia namun belum efektif dan belum menjadi harapan walau titik perluasan lokasi ditambah.

Menurut sumber ditemui sketsindonews mengatakan, pihak pemko seharusnya lebih banyak harus mengajak peran RT RW dengan terlibatkan langsung mengingat kasus lansia untuk secara individu memfasilitasi calon vaksinasi sudah terdaftar untuk memberikan edukasi lebih efektif selain pula mendorong para lansia mau mengajak peran keluarga lingkungan merayu lansia dalam kepersertaan, tukas sumber.

“Saat ini saja baru tahap satu masih terkendala oleh faktor kegamangan para lansia untuk aktif dan mau mendatangi lokasi vaksin secara massal dan massif hingga tahap II”.

“Kalo data itu ada dan tercantum kenapa juga tim medis tidak mendatangi secara “door to door” dalam mencapai sasaran lansia yang memang sudah masuk di setiap RT RW lingkungan,” tutup sumber.

(Nanorame)

Check Also

Ada Konten Membahayakan, Ketua DPD RI Minta Pemerintah Tegur TikTok

Bangkalan, sketsindonews -Aksi tawuran sekelompok anak di bawah umur yang terjadi di Surabaya, Jawa Timur …

Watch Dragon ball super