Home / Berita / Wapres JK Kewarnegaraan Archandra Jelas, Bisa Menjadi Menteri Kembali

Wapres JK Kewarnegaraan Archandra Jelas, Bisa Menjadi Menteri Kembali

Jakarta, sketsindonews – Wakil Presiden Jusuf Kalla (Wapres JK) di sela kunjungan memperingati Hari Konstitusi di Gedung Parlemen Selatan Jakarta Selatan, kamis (18/8) sempat menyinggung mengenai kesempatan Archandra Tahar menjadi Menteri ESDM kembali.

“Status Archandra kini kan Stateless atau kewarganegaraannya jelas, jadi ini perlu proses untuk meyakini ini,” papar JK.

“Kan harus nanti diperjelas kewarganegaraannya, perlu ada upaya untuk menyelesaikan masalah tersebut,” tambahnya.

JK menegaskan tidak menutup kemungkinan apapun terkait Arcandra, apalagi jika dia sudah menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).

“Selama kemudian kewarganegaraannya (Arcandra) sudah jelas, lebih pasti, terbuka (untuk kembali menjadi menteri),” ujarnya.

Sebelumnya Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan masalah kewarganegaraan tidak akan menggerus kemampuan Arcandra sebagai orang yang ahli di bidang energi. Meski tak lagi jadi menteri, bisa saja Arcandra ditempatkan sebagai staf ahli Presiden bidang energi.

“Apa saja bisa, peluang apa saja bisa terjadi buat Pak Candra atau orang lain, ujar Luhut di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu 17 Agustus 2016.

Sepertinya Presiden Jokowi mempertimbangkan atas keahliannya bagi bangsa ini. Segala sesuatu bisa saja terjadi kepada Arcandra.

Masyarakat juga tak perlu mempermasalahkan kewarganegaraan karena akan ada solusi nantinya.

“Ya semua kemungkinan itu bisa terjadi, tak menutup itu. Kita jangan mempersoalkan itu. Siapa saja, orang Indonesia yang bisa memberikan nilai tambah bagi negeri ini itu harus kita apresiasi,” jelas mantan Menko Polhukam itu. [*]

Check Also

Jumlah Penduduk Indonesia Besar, Asosiasi Pengusaha IT Malaysia Antusias Masuk ke Pasar Indonesia

Jakarta, sketsindonews – GAIN merupakan program inisiatif dari Malaysia Digital Economy Corporation (MDEC), yang membawahi kegiatan GAIN Connex Indonesia dan diselenggarakan melalui kerjasama dengan International Data Corporation (IDC) ASEAN.

Program GAIN yang memudahkan kolaborasi antara Indonesia dan Malaysia pun langsung mendapat respon positif baik dari pihak Pengusaha IT Malaysia maupun Indonesia yang berpartisipasi program ini.

Country Director of CXS Analytics Sdn Bhd, Melissa Teh, mengatakan, ini pertama kalinya pihaknya mengikuti event ini di Indonesia dan banyak keuntungan yang didapatkan dari acara di bawah program tersebut.
Menurutnya, jumlah penduduk Indonesia yang besar menjadi sorotan bahwa perusahaaan IT Malaysia juga bisa bersinergi dengan pengusaha yang ada di Indonesia.

“Jumlah penduduk yang besar menjadi keunggulan dari Indonesia sehingga para pengusaha IT dari luar ingin bersinergi dengan Indonesia. Kami banyak belajar dari program ini dan berkesempatan bertemu dengan calon reseller dan konsumen. Kami akan mendukung program ini karena kami bertujuan memperluas bisnis ke seluruh Asia Tenggara. Indonesia kami lihat sebagai negara yang punya ekosistem teknologi yang berkembang pesat,” kata Melissa Teh di Jakarta (24/9).

Jeffrey Fok Boon Hung, Director of Finexus Jakarta Group, mengungkapkan program GAIN sangat membantu bisnisnya. Selain itu, program ini menunjukkan dan sekaligus menyediakan channel-channel yang sangat membantu, terutama dalam hal-hal prosedural, seperti perpajakan, dan tentu saja cara-cara yang tepat untuk membangun bisnis di Indonesia.

“Kami perusahaan Malaysia sangat terbantu dengan adanya program ini. Tentu menjadi hal yang positif dari berbagai aspek. Di mana program GAIN menyediakan channel-channel yang sangat membantu terkait prosedural, seperti pajak dan cara-cara yang tepat untuk bangun bisnis di Indonesia. Sehingga para pengusaha baru juga cepat beradaptasi dan bisa fokus mengembangkan perusahaannya” ungkap Jeffrey.

Jeffrey pun menambahkan jika program GAIN ini sudah dari awal muncul maka akan memudahkan dia dalam membangun bisnis di Indonesia.

“Jika ada dari awal maka kami mungkin akan lebih solid dalam berbagai hal fundamental membangun bisnis di Indonesia,” katanya.

Sebelumnya, Vice President of Enterprise Development MDEC, Gopi Ganesalingam mengatakan, program yang telah memilih 17 perusahaan untuk berpartisipasi ini membuka potensi kerja sama antara Indonesia dan Malaysia sekaligus kesempatan untuk memperkuat hubungan ekonomi antarnegara.

“Kerja sama dengan IDC ASEAN untuk GAIN Connex Indonesia memberikan pengetahuan yang memberikan akses penghubung antara perusahaan Malaysia yang berpartisipasi dengan pemangku kepentingan di Indonesia. Kami harap masing-masing pihak mendapatkan manfaat dari kerja sama ini, yang nantinya berdampak bagi perekonomian Indonesia,” tutur Gopi Ganesalingam di Satrio Tower, Jakarta, Kamis (20/9).

(Red)

Terkait

Watch Dragon ball super