Home / Berita / World Sight Day : Pertuni Bhakti Sosial Katarak Bersama Yayasan Damandiri dan RS JEC Kedoya

World Sight Day : Pertuni Bhakti Sosial Katarak Bersama Yayasan Damandiri dan RS JEC Kedoya

Jakarta, sketsindonews – Persatuan Tuna Netra Indonesia (PERTUNI) bersama Yayasan Damandiri dan RS Jakarta Eye Centre ( JEC) Jalan Terusan Arjuna Utara No.1, Kedoya, Jakarta Barat.
Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka menyambut memperingati Hari Penglihatan Sedunia (World Sight Day).

WSD adalah ajang tahunan yang jatuh pada hari kamis setiap minggu kedua di bulan Oktober dan
bertujuan untuk meningkatkan perhatian global atas kebutaan dan low vision. WSD tahun 2016 kali
ini, jatuh pada tanggal 13 Oktober 2016 lalu.

Rencananya akan hadir dalam bakti sosial ini, Ketua Dewan Pembina PERTUNI Mohamad Bob Hasan, Anggota Dewan Pembina PERTUNI Letjen (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin, Ketua Yayasan Damandiri Subiakto
Tjakrawerdaya dan sejumlah Pemimpin Redaksi media nasional serta jajaran pengurus Pusat Pertuni yang dipimpin ketua umumnya Aria Indrawaࢢ.

Hadir pula para pimpinan RS Mata JEC yaitu Komisaris Utama JEC Korporat Dr. Darwan M. Purba, SpM (K), Direktur Pengembangan dan Pendidikan JEC Korporat Dr. Tjahjono D. Gondhowiardjo, SpM (K), pengarah kegiatan Baktiࢢ Katarak JEC Dr. VidyapaࢢMangunkusumo, SpM (K), dan Ketua bedah refraktif JEC Dr. Setiyo Budi Riyanto, SpM (K), serta Ketua Pelaksana Kegiatan Bakti Katarak JEC.Dr. Damara Andalia, Spm.

Menurut data Badan Internasional untuk Pencegahan Kebutaan (IAPB), saat ini terdapat 285 juta
orang yang mengalami kebutaan dan low vision di seluruh dunia. Dari jumlah itu 39 juta diantaranya
mengalami kebutaan total,sementara sisanya, memiliki gangguan penglihatan.

Selain itu, 90% dari penyandang tuna netra tersebut berasal dari negara-negara berkembang. Di Indonesia, menurut data kementrian kesehatan jumlah penyandang tuna netra 1,5% dari jumlah penduduk Indonesia.

Artinya, dari seluruh penduduk Indonesia yang berjumlah 250 juta terdapat 3,7 juta orang yang mengalami kebutaan karena berbagai sebab, salah satunya karena katarak.

Menurut Ketua Bedah Refrakࢢf JEC,
Dr. Setyo Budi Riyanto, SpM (K), ʺKatarak merupakan salah satu penyebab kebutaan yang dapat
dicegah dan ditanggulangi jika penderitanya mendapatkan penanganan medis pada saat yang tepat, ucapnya (21-10-2016)

Oleh karena itu, dalam rangka WSD, PERTUNI bersama Yayasan Damandiri dan JEC melaksanakan
Bakti Sosial Operasi Katarak Gratis dengan tujuan dapat menekan dan menanggulangi ࢢtingginya
tingkat kebutaan di Indonesia.

Pertuni Penyelenggaraan Operasi Katarak Gratisࢢini juga sejalan dengan Program WHO – Vision 2020 yang menyebutkan ‘A world in which nobody is needlessly visually
impaired, where those with unavoidable vision los scan achieve their full potenࢢal and where there is
universal access to comprehensive eye care services.‘ Program ini bertujuan untuk mengurangi risiko kebutaan akan mata. (Nr)

Check Also

Anang Serukan Elit Cooling Down Saat Asian Games

Jakarta, sketsindonews – Asian Games yang bakal digelar pada 18 Agustus 2018 di Jakarta dan …

Watch Dragon ball super