Home / Artikel / Wow Warga Kebon Kosong Tuntut Rehabilitasi Lapangan Futsal Mangkrak

Wow Warga Kebon Kosong Tuntut Rehabilitasi Lapangan Futsal Mangkrak

Jakarta,sketsindonews – Pembangunan rehab lapangan futsal dilingkungan RT 014/06, Jalan komplek angkasa Pura, Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kebon Kota Hijau Mandiri masih terbengkalai alias mangkrak yang dikerjakan Sudin Olahraga Jakarta Pusat.

Pasalnya, pembangunan futsal tersebut baru tahap pembangunan 30 persen menggunakan tahun anggaran 2016.

“Pembangunan futsal dibangun setengah jadi, baru sekitar 35 persen. Pengerjaan seperti ini berantakan seperti proyek tidak jelas. Barang-barang materil juga ditinggal tergelatak begitu saja”, keluh Penggiat Lingkungan Joko Sarjono, Minggu (26/03/2017) malam.

Meski begitu, Joko berharap pembangunan lapangan futsal dapat dilanjutkan pada tahun ini. Tentunya dengan pembangunan yang standar lapangan futsal.

“Setiap hari lapangan ini dapat dimanfaatkan oleh warga RW 06, 07, 08, 09, 010 secara multi fungsi dalam sarananya untuk kegiatan sportainment, edukasi lingkungan bahkan kaum ibu.

Seperti anak-anak SDN, SMP, SMA karang taruna, warga Kebon Kosong dalam membangun pembelajaran sosial kemasyarakatan, ungkap Joko.

Seperti diketahui pembangunan sarana dan prasana olah raga diwilayah Kelurahan Kebon Kosong terdapat 4 titik lokasi diantaranya 2 pembangunan rehab lapangan batminton dan 2 lapangan futsal yang dimulai pengerjaannya pada Oktober 2016 lalu.

Sementara Aktivis Pemerhati Lingkungan Kebon Kosong Jayas mengkritisi pekerjaan Futsal yang tertunda karena tinggal hanya janji, kita ketahui warga Kebon Kosong dalam menikmati pembangunan selalu anak tiri akibat negara dalam negara (PPKK), tegasnya

Yah mboknya, fasilitas bagi kepentingan generasi tumbuh kembang anak harus juga di kebiri oleh kebijakan yang koruptif, kata Jey.

doc.sketsindo

Pantauan dilapangan, lapangan tersebut mengenaskan seperti, kawat bolong, lantai terkelupas maupun gawang kiper tanpa dipasangi dengan penutup jala.

Sementara itu, Kasudin Pemuda dan Olah Raga Jakpus, Tedy Cahyono mengatakan, pihaknya belum dapat memastikan pembangunan sarana dan prasarana yang terbengkalai pada tahun 2016 lalu dilanjutkan pada tahun 2017 ini.

Namun demikian, ia berjanji akan berusaha mengusulkan pembangunan sarana dan prasarana tersebut. Jika selesai pemeriksaan audit dari BPK dalam pekerjaan TA 2016.

“Saat ini kita sedang menunggu hasil pemeriksaan audit dari BPK”, singkatnya.

reporter : nanorame

Check Also

Ratusan Santri Pondok Pesantren AFKN Lakukan Wisata Religi di Pulau Panjang

Jakarta, sketsindonews – Sebanyak 120 santri dari Pondok Pesantren Alfati Kafa Nusantara (AFKN), lakukan wisata …

Watch Dragon ball super