Ziarah peringatan ke-73 tahun Hari Bakti di Monumen Perjuangan TNI AU

Yogyakarta, sketsindonews – Komandan Lanud Adisutjipto Marsma TNI Ir. Bob Henry Panggabean memimpin ziarah di Monumen Perjuangan TNI Angkatan Udara di Ngoto, dalam rangka peringatan ke-73 Hari Bakti TNI Angkatan Udara, Selasa (28/7/20).

Acara ziarah berlangsung sederhana dengan menerapkan protokol kesehatan Covid 19 yang berlaku. Hadir dalam acara ziarah Kepala RSPAU Hardjolukito Marsma TNI dr. Djunadi MS, S.KP, Danwingdikterbang, para Kepala Dinas, Koordostur AAU, Ka Museum Dirgantara Mandala, Dandenhanud 474 Paskhas serta pejabat lainnya.

Ziarah juga diikuti perwakilan anggota TNI AU baik dari Lanud Adisutjipto, Akademi Angkatan Udara, RSPAU Hardjolukito dan Denhanud 474 Paskhas serta PIA Ardhya Garini.

Danlanud Adisutjipto menyampaikan bahwa ziarah di monumen perjuangan TNI AU dilaksanakan untuk mengenang dan menghormati jasa para pahlawan perintis TNI AU, agar dapat dijadikan sebagai sebuah refleksi dan teladan akan semangat rela berkorban serta motivasi memberikan bakti terbaik dalam tugas di TNI Angkatan Udara, dan bangsa Indonesia.

Prosesi ziarah diawali dengan pembacaan narasi sejarah hari bakti, penghormatan kepada arwah para pahlawan, dilanjutkan dengan penempatan karangan bunga oleh pimpinan ziarah. Setelah upacara penghormatan kepada arwah pahlawan selesai, acara dilanjutkan dengan tabur bunga ke setiap pusara Komodor Muda Udara A. Adisutjpto dan Komodor Muda Udara Prof. Dr. Abdurrachman Saleh beserta istri.

Kedua pahlawan perintis tadi adalah pendahulu TNI Angkatan Udara yang gugur pada peristiwa ditembak jatuhnya pesawat Dakota VT-CLA di Desa Ngoto oleh pesawat P-40 Kitty Hawk Belanda pada tanggal 29 Juli 1947. Pesawat Dakota VT-CLA terbang dari Singapura menuju Pangkalan Udara Maguwo dengan membawa bantuan obat-obatan dari Palang Merah Malaya untuk Palang Merah Indonesia.

(Eky)