Jakarta,sketsindonews – Surat Terbuka Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo tentang Tugas Kodam Jaya dalam rencana demontrasi 4 November 2016, BKO nya sebelumnya di tangani Pola Metro Jaya ternyata di batalkan dan di ganti dengan pasukan cadangan dengan mengerahkan 8 SSK pihak Kodam Jaya.
Hal ini dalam rangka pengamanan lebih intensif antisipatif demontrasi, kata sumber Kodam Jaya.
Berikut pasukan yang nantinya berjaga pada daerah strategis selain Istana Negara, yakni 2 SSK Kostrad, 2 SSK Marinir (pasmar 2) & 2 SSK paskhas (1 SSK wing 1/paskhas & 1 SSK denbravo).
Penempatan pasukan akan kita standby kan di kesatuan masing-masing dan siap digerakkan membantu sektor wilayah Kodim di wilayah
Adapun pembagian sektor antara lain Wilayah Jakarta Pusat 2 SSK Yonmek 203, 1 SSK Yonarh 6, 1 SSK Kostrad dan 1 SSK Paskhas.
Wilayah Jakarta Utara 1 SSK Yonarh 6 dan 1 SSK Pasukan Marinir, Wilayah Jakarta Barat 2 SSK Yonkav 9 dan 1 SSK Kostrad,
Wil Jakarta Selatan 1 SSK Yon10 dan 1 SSK M, sementara Wilayah Jakarta Timur 1 SSK Yonkav 7, 1 SSK Yonarmd 7 dan 1 SSK pasukan Paskhas.
Khusus pasukan stand by (station) di Kodim 0501 BS Jakarta Pusat menerima BKO dengan jumlah pasukan 5 SSK, diantaranya 2 SSK Yonmek 203/AK, 1 SSK Yon Arh 6, 1 SSK Kostrad dan1 SSK Paskhas.
- Dalam kaitan penempatan pasukan TNI di turunkan bila terjadi hal yang tidak diinginkan oleh terjadi bentrok dalam menghadapi aksi demo.(Nr)










