Jakarta,sketsindonews – Anggota Dewan Kota Jakarta Pusat dari wilayah Kecamatan Kemayoran Bambang Subroto merasa prihatin terhadap proyek pembangunan trotoar jalan Serdang Baru Raya (Pasar Inpres Serdang) akhirnya di penuhi fungsi pedagang.
Kata Bambang, selain terjadinya penyempitan jalan oleh dampak trotoar, ditambah jalan tersebut tak ada larangan bahkan himbauan oleh pihak pemerintah wilayah Kelurahan setempat.
Pantauan sketsindonees.com dilokasi sejak dibangunnya proyek peningkatan trotoar justru pedagang tersenyum, karena lokasi itu telah menjadi hunian lapak sayuran yang sampahnya masuk kedalam saluran. (9-11-2016)
Sementara pihak Lurah hingga LMK tak pernah usil bahkan diam, ujar Doni warga Serdang.
“Diam kok lama, seharusnya ada usaha untuk pengawasan minimal spanduk himbauan larangan fungsi trotoar jalan publik, bukan untuk parkir atau berdagang”, ketusnya.
Jalan Serdang Baru Raya yang berjejer dengan objek vital Kantor Kecamatan Kemayoran, RS. Kemayoran jelang sore sudah macet oleh hunian lapak.
Doni bersikukuh, kewenangan Lurah terhadap Kebersihan, Ketertiban, Keamanan lingkungan sudah menjadikan keharusan memberikan pemahaman terhadap sikap complain warga, ujar Doni (Nr)










