Pengajian Pejabat & Aparat Pemda DIY: Berita Hoax Sudah Terjadi Pada Zaman Rosulullah

oleh -65 Dilihat
oleh
Suasana acara Pembukaan Pengajian Pejabat dan Aparat di Lingkungan Pemerintah Daerah DIY di Bangsal Kepatihan, Rabu (18/1). (Dok. Pentak Lanud Adisutjipto)

Yogyakarta, sketsindonews – Saat ini banyak pemberitaan palsu/hoax melalui media sosial khususnya media on line, sehingga dikawatirkan dapat memecah belah umat islam dan masyarakat pada umumnya. Kalau kita kembali kepada historisnya kenabian, bahwa model pemberitaan bohong atau Hoax tersebut sudah terjadi pada zaman Rosulullah SAW. Demikianlah pesan yang disampaikan Prof. DR Yudian Wahyudi selaku penceramah pada pengajian rutin Pejabat dan Aparat di Lingkungan Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu (18/1), bertempat di Bangsal Kepatihan Kantor Gubernur DIY.

IMG-20170119-WA0001

Ustadz Prof. DR Yudian Wahyudi menghimbau kepada para jamaah khususnya masyarakat Jogja untuk tidak terpengaruh maupun terprovokasi dengan pemberitaan hoax tersebut yang dapat menjurus ke fitnah serta memecah belah ukhuwah dan persatuan umat.

Gambar

“Meskipun fitnah sudah terjadi sejak jaman Nabi, fitnah sangat berbahaya dalam kehidupan umat dan ini perbuatan yang sangat kejam, oleh karena itu wajib bagi kita menghindarinya,” imbuhnya.

Selain itu bahwa pada hakekatnya setiap ibadah yang dijalankan hambanya mempunyai maksud dan tujuan tertentu yang bermuara pada pengabdian umat manusia kepada Al-Kholiq yaitu Tuhan Yang Maha Pencipta. Upaya yang ditempuh melalui pengajian dengan mendengarkan pesan-pesan moral dapat dijadikan sebagai titik tolak dalam melakukan introspeksi diri, terhadap kewajiban kita sebagai kholifah di bumi, dan juga sebagai abdi masyarakat dan abdi Negara.

Sementara panitia penyelenggara dari pihak kementerian agama DIY, menyampaikan bahwa Diawal Tahun 2017 ini acara Pengajian rutin Pejabat dan Aparat di Lingkungan Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta kembali dibuka pada putaran pertama sebagaimana biasa dilaksanakan pada minggu pertama setiap bulan. Kali ini pengajian dilaksanakan di Bangsal Kepatihan Kantor Gubernur DIY, dan akan berjalan sesuai jadwal yang ada.

Menurutnya, diselenggarakannya pengajian rutin pejabat dan aparat tiap awal bulan ini adalah sebuah upaya untuk menjalin ukhuwah dan mempererat tali silaturahim. Selain itu juga untuk meningkatkan motivasi keagamaan para pejabat dan aparat yang ada di Yogyakarta. Dan diharapkandengan pengajian seperti ini dapat meningkatkan hubungan yang harmonis dan serasi di antara kita, yang pada gilirannya dapat menumbuhkan semangat dalam pengabdian kita kepada Tuhan maupun kepada bangsa dan Negara.

Pengajian menghadirkan penceramah lokal dari Yogyakarta Prof DR Yudian Wahyudi, MA. yang kesehariannya menjabat pembantu rektor III Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta. Acara tersebut diawali dengan Hadroh, pembacaan ayat suci Al-Quran oleh peraih juara pertama qori’ tingkat DIY tahun 2016, sambutan Gubernur DIY yang diwakili Sri Paduka Pakualam X selaku Wagub DIY, penjelasan mengenahi Badan Amil Zakat (BAZ) dari Kemenag DIY.

Turut hadiri dalam acara adalah Pejabat dan Aparat di lingkungan DIY, Pejabat dan staf Kanwil Agama dan Pemda DIY, pejabat dan anggota Lanud Adisutjipto, AAU, Korem, Lanal, Polda. (Kumara)

No More Posts Available.

No more pages to load.