Jakarta, sketsindonews – Akibat mobilnya akan diderek petugas Dishub Kota Jakarta Pusat seorang warga melakukan pembakaran mobil miliknya sendiri.
Kejadian itu terjadi pukul 08.45 di Jalan Paseban Raya Kecamatan Senen Jakarta Pusat 03 Febuari 2017.
Menurut saksi mata warga setempat Irwan (35) yang melintas di kawasan itu menyatakan, petugas Dishub Jakarta Pusat melaksanakan penertiban parkir liar di Jl. Paseban Raya kemudian menderek mobil jenis Carry denhan plat No A 1343 FS pemilik atas nama Mamat alamat Jl. Paseban belakang RT 01 RW 02 No 37.
Kemudian sipemilik mobil tidak terima mobilnya di derek oleh petugas dishub lalu membakar sendiri mobilnya yang sedang di derek oleh petugas Dishub.
Dalam kejadian itu mobil carry sudah dikunci bersama mobil Dishub saat itu pula dibakar oleh pemilik, atas kejadian itu mobil pelaku hangus, namun tidak merembet mobil Dishub hanya terjadi kaca pecah oleh pelaku.
Diperkirakan pelaku berharap dengan pembakaran mobil miliknya mobil Dishub juga ikut untuk terbakar, ujar Irwan.
“Itu tak terjadi karena kemungkinan mobil Carry itu berisi solar (diesel) bukan bensin, kalo tanki nya bensin bisa saja mobil Dishub juga ikut terbakar, bahkan meledak.”
Sementara pelaku pemilik mobil dengan berciri bercelana pendek warna krem hingga kejadian itu kabur, saat pihak kepolisian Metro Senen mencari pelaku untuk di proses atas ulahnya.
Sementara Kepala Dishub Jakarta Pusat Harlem Simanjuntak kepada seketsindonews mengatakan, atas kejadian itu kami berharap pelaku dapat di tangani pihak aparat polres Jakarta Pusat, dimana identitas pelaku sudah jelas dengan alamat kediaman tinggalnya, tukasnya.
Atas kejadian itu kata Harlem, Dishub tetap menjalankan koridor aturan pelanggaran, kalo memang kesal tak mau diderek warga atau masyarakat mentaati larangan parkir di jalan.
Dishub akan tetap konsisten menjalankan aturan pelanggaran parkir di jalan untuk kami tindak sesuai aturan yang berlaku.
Harapnya warga Jakarta mau memahami penataan tertib berlalu lintas demi tertibnya Jakarta dan mengutamakan kepentingan publik yang menjadi prioritas, tutup Harlem. (Nr)







