Yogyakarta, sketsindonews – Kapentak Lanud Adisutjipto, Mayor Sus Giyanto merilis terjadinya kecelakaan Pesawat Tempur F16 TNI AU, pada hari Selasa tanggal 14 Maret 2017 Pukul 17.35 WIB, bertempat di ujung Runway (18) Landasan Pacu Bandara Sutan Syarif Kasim II Kota Pekanbaru.
“Telah terjadi kecelakaan tergelincirnya Pesawat Tempur F16 Fighting Falcon TNI AU TS003 Lanud Roesmin Nurjadin dengan Pilot Mayor Pnb Andri dan Copilot Lettu Pnb Marko,” paparnya dalam pesan yang diterima redaksi sketsindonews.com, selasa (14/3).
Dijelaskan bahwa kronologi kejadian tersebut yakni sekira pukul 17.35, Pesawat Tempur F16 Figting Falcon TNI AU TS003 sedang melakukan latihan penerbangan rutin kemudian hendak landing namun pesawat tersebut tergelincir diduga akibat Offer Soult (kelebihan jarak landing).
“Sehingga mengakibatkan pesawat terbalik dan dalam insiden tersebut yang mana Pilot Mayor Pnb Andri dan Copilot Lettu Pnb Marko berhasil menyelamatkan diri,” jelasnya.
Lebih lanjut dijelaskan bahwa tim pemadam dari Lanud Roesmin Nurjadin dengan cepat melakukan penyiraman air busa agar tidak terjadi percikan api yg mengakibatkan kebakaran pada badan Pesawat. Serta dijelaskan juga bahwa pesawat akan dievakuasi dari TKP menuju ke Lanud Roesmin Nurjadin.
“Tergelencirnya Pesawat Tempur F16 TS003 akan diinvestigasi oleh Tim dari Lanud Roesmin Nurjadin,” ujarnya.
Ditambahkan, “Rencana Kasau, Kadis aero, Kadis Pamsam, Kadis Lambangja akan datang ke pekanbaru besok menggunakan pesawat Citilink pkl 5.25 wib. diperkirakan landing pkl 7.20 wib. untuk meninjau lokasi kejadian.”
Adapun kerugian atas kecelakaan tersebut yakni 1 unit pesawat tempur F16 Fighting Falcon TS003 yang nengalami rusak berat, beruntung tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut.
Reporter: Kumara






