Jakarta, sketsindonews – Pemetaan rawan DBD terus dievaluasi khususnya Kelurahan Petojo Utara yang mendapat giliran plakat merah dari pihak catatan Sudin Kesehatan Kota Jakarta Pusat
Dalam keterangan Lurah Petojo Utara Arman Deo menjelasakan, dirinya kini terus berupaya menghilangkan DBD di wilayahnya melalui partisipasi masyarakat langsung, terangnya.(5-03-2017)
“Kami akan lakukan rapat koordinasi dengan pihak stake holder yang ada, jumantik dengan puskesmas dan kantor kecamatan.”
Arman yang akrab dipanggil Deo mengharapkan pada pihak puskesmas untuk melakukan pemetaan data rawan DBD yang terjangkit melalui petugas Jumantik, penyemprotan dan 3 M.
Selain kami akan membentuk tim saber jumatik mandiri di setiap keluarga yang nantinya menjadi forlinier di lingkungannya dengan sosialisasi edukasi cegah dini DBD di keluarga hingga solusinya, tandasnya.
Kami targetkan 2 RW dulu di wilayah, dengan didampingi puskesmas serta tim kader Jumantik dan PKK di daerah rawan Demam Berdarah Dengue (DBD) setiap pekan.
reporter : nanorame










