1447 H
رمضان كريم
Marhaban Ya Ramadan
Semoga bulan suci ini membawa keberkahan, kedamaian, dan ampunan bagi kita semua.
✦ Mari sucikan hati, perbanyak ibadah, dan pererat silaturahmi ✦
Hengki Lumban Toruan
HENGKI LUMBAN TORUAN CEO & Founder Sketsa Indonesia

BPJS Kesehatan Antisipasi Prolanis Dengan Layanan Mobile Screening

8.4K pembaca

Jakarta, sketsindonews – Gebyar Prolanis (Program Penyakit Kronis) yang di selenggarakan BPJS KCU Jakarta Pusat dalam kegiatannya mengajak peserta JKN – KIS yang tergabung dalam Klinik, Kader JKN – KIS untuk secara preventif dapat mencegah dan meningkatkan daya imun tubuh untuk hidup lebih sehat, mandiri dan produktif, ujar Drg. Bona Evita Kepala BPJS KCU Jakarta Pusat di Lapangan Arcici Rawasari Cempaka Putih, Jakarta Pusat.(20/5)

doc.sketsindonews.com

Menurutnya, dengan kesadaran masyarakat berprilaku hidup sehat maka sudah dipastikan pravelensi penyakit peserta JKN – KIS dapat di tekan.

Gambar

Cakupan ini akan dapat ditingkatkan pembiyaan pada program promosi preventif untuk menjaga masyarakat Indonesia yang tetap sehat, tambahnya.

Informasi peserta JKN – KIS juga sudah dapat mengakses dalam fiture mobile screening, dimana dalam aplikasi BPJS Kesehatan di Google Play Store masyarakat dapat mendeteksi resiko penyakit sesuai dengan data isian diri yang dibutuhkan, maka akan muncul hasil screening penyakitnya.

Catatan di Mobile Screening, diharapkan peserta JKN – KIS dapat lebih aware untuk melakukan pemeriksaan penyakit secara dini untuk dapat di cegah sesuai dengan petunjuk pola makan serta melakukan aktifitas kebugaran phisik.

Di Indonesia peserta JKN – KIS telah mencapai 177.400.222 diharapkan pada bulan Desember 2017 cakupan ini akan mencapai 200 juta jiwa sebagai target BPJS, selain BPJS Kesehatan juga telah bermitra kerja sama dengan 20.772 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yang terdiri dari ; 9.825 Puskesmas, 4.502 Dokter praktek gigi, 5.286 Klinik Pratama, 15 RS type D Pratama dan BPJS juga telah bermitra dengan 5.344 Fasilitas Kesehatan Tingkat Lanjutan (FKRTL) yang didalamnya mencakup 2.137 RS dan Klinik Utama, serta 2.219 Apotik, 988 optik, papar Bona.

reporter : nanorame

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap