Jakarta, sketsindonews – Jakarta yang ideal tanpa adanya lokasi jalan yang digunakan untuk kegiatan ekonomi, parkir liar serta trotoar jalan kembali pada fungsinya, hadir saat ditinggal mudik oleh sebagian warganya.
Dari pantauan sketsindonews.com, Sabtu (24/6) di beberapa ruas jalan yang biasanya tampak macet, kini begitu lenggang dengan kesunyian malam begitu terasa sebagai kota metropolis yang tertata.
‘Separuh penduduk pendatang yang mencapai 8 juta lebih telah pulang mudik keaslian Jakarta begitu terasa,” ujar Danur (45) saat bincang dengan sketsindonews.com, di pojok kopi Cempaka Putih.
Dia mengatakan, “Mudik (pulang kampung) diharapkan untuk tidak lagi membawa warganya ke Jakarta saat mereka balik. Harap kami beban Jakarta tak begitu besar terhadap jumlah penduduk.”
Sambung Danur, kalo penduduk malam hari sama siang hari semakin meningkat bisa dibayangkan, jumlah penduduk DKI saja sudah 12 juta jiwa.
“Kelenggangan Jakarta sangat terasa begitu tenang seolah Jakarta tanpa nyawa oleh berbagai attribute ibukota yang gemerlap,” ujarnya.
“Mall telah sepi, jalan lenggang, kendaraan lalu lalang di jalan tidak lagi saling selip oleh persoalan waktu, hingga orang berjalan bisa berlenggok karena luasnya pinggiran jalan menerima warga nya untuk menikmati Jakarta Malam Hari dengan sejuk,” tutup Danur
Reporter : nanorame






