Jakarta, sketsindonews – Jakarta sebagai kota metropolis ditengah Ibukota Negara kini dihiasi gedung gedung menjulang tinggi ..
Tanaman hijau di pinggiran jalan
Tempat kota berangan angan sebersit onggok mencari kehidupan, banting tulang tak kenal waktu, itu tergambar dalam hiruk pikuk yang tak henti, ujar Joko Sardjono atau Joko Edan.
Tak kala bumi semakin rentah
Kota ini dipenuhi sampah yang terisi tanpa pilah..
Genangan lumpur hiasi saluran
Gerobak PKL bertebaran di tepi jakan, trotoar membuat sempit jalan.
Pencemaran udara merajalela
Gejolak sosial yang tiada akhir
Disana sini aku memandangnya bagai tak berujung pangkal.
Untunglah masih ada mereka peduli
sudi memilih, memilah sampah
Bangkit membersihkan kota
Memberi arti indahnya kebersihan, keindahan , ketertiban kotaku…
Tersenyum, tegar menghadapi masalah
Itulah warga dan pamong jakarta pusat berbaur mengisi isi bumi yang rusak.
Bangga akan jerih payahnya
Menitihkan keringat basahi setiap hari
Tercapai mimpi, harapan masa kini dan masa depan
Adipura dan Proklim hadir berjaya
Hiasi kota Jakarta jadi berharga
Kota Bersih,Tertib, Sehat Berwibawa berbagi kota untuk hijau kembali…
Terima kasih Tuhan Yang Kuasa
Terima kasih Pamong Kami
Terima kasih saudara kami warga Jakarta
Ya Tuhan kami teguhkanlah hati, semangat warga dan pamong kami,
Berilah petunjuk kepada pejabat, petinggi negeri ini
Allahumma thawal ‘umurana washah ajsadana wanawir qulubana watsabit imanana wa ahsan u’malana wawasi’ arzawana wa ilalkhoiri qarabna wa’anisy syahri ab’idna waqdhi khawaijana fiddaini wafdunnya wal akhirat innaka ”ala kuli syaiin wadir
Jakarta, 2 Agustus 2017
Kebun Kota Hijau Mandiri
Joko Edan








